Wan Djafar : Kehadiran Tsap Pantai Sebanjar, Solusi Penanggulangan Kerusakan Pantai Dan Laut

  • Whatsapp
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Potensi sumber daya pesisir pantai dan perairan laut bernilai ekonomis tinggi merupakan anugerah Tuhan yang patut disyukuri dan dimanfaatkan secara bijak dan berkelanjutan.

Sayangnya, lebih dari dua dekade sebelumnya, pantai dan laut Sebanjar maupun wilayah lainnya telah terjadi pengrusakan dengan cara tidak ramah lingkungan seperti penggunaan potas, bom, pengambilan karang laut dan penambangan pasir.

“Untuk menjawab dan mencari solusi nyata atas kerusakan tersebut, hadirlah Taman Suaka Alam Pesisir (Tsap) Pantai Sebanjar,” kata Wan Djafar dalam acara syukuran HUT Tsap ke-3 dan HUT RI ke-75, Minggu, 23/8/2020 pagi.

Dikatakannya, ketika dikorelasikan dengan program Pemerintah Daerah (Pemda) Alor, maka Tsap Pantai Sebanjar hadir sebagai suatu upaya strategis dalam menopang pelaksanaan kegiatan Empat Pilar Program Gemma Mandiri di bidang kelautan dan perikanan menuju terwujudnya Alor Kenyang, Alor Sehat, Alor Pintar.

“Tugas Tsap Pantai Sebanjar adalah melakukan edukasi peningkatan SDM di bidang kelautan dan perikanan, mengupayakan pelestarian ekosistem pesisir pantai dan perairan laut serta melakukan fungsi ekowisata,” ujar pengelola Tsap ini.

Lanjut Wan, sektor perikanan merupakan sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, sehingga sektor ini menjadi sangat penting pada masa pandemi covid-9, sebab berkaitan erat dengan ketahanan pangan.

“Pemberdayaan masyarakat merupakan langkah strategis yang ditempuh pemerintah pusat. Di bidang perikanan kita kenal dengan istilah Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari) dan itu sudah dilakukan Tsap Pantai Sebanjar selama tiga tahun, dan mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kehadiran kelompok pemberdayaan Tsap Pantai Sebanjar telah mampu mengedukasi dan berkontribusi nyata dalam menghentikan berbagai macam pola pikir dan sikap yang merusak ekosistim pesisir pantai dan laut,” ungkap Djafar.

Ia juga menyampaikan, melalui strategi pemberdayaan masyarakat, Tsap Pantai Sebanjar mampu membuka lapangan kerja bagi 27 orang masyarakat pesisir.

“Disini dan wilayah sekitarnya tidak ditemukan lagi penggunaan potas, bom dan lainnya dalam menangkap ikan. Aset milik daerah dipergunakan dengan baik dan memberi manfaat. Tsap juga telah menyadarkan dan menginspirasi terbentuknya berbagai tempat yang serupa. Tempat ini juga dijadikan mahasiswa dalam melakukan penelitian skripsi,” terangnya.

Atas keberhasilan ini, pria murah senyum ini menyebut, pihaknya mendapat bantuan hibah berupa satu unit speed boat sebagai saranapemberdayaan ekonomi bagi anggota kelompok.

“Insya Allah dalam beberapa bulan kedepan, kami juga akan mendapat bantuan hibah berupa perangkat internet satelit dari Kementerian Komunikasi dan Informatika,” tutup Wan Djafar seraya menyampaikan jika Tsap Pantai Sebanjar telah mampu memberikan kontribusi bagi PAD Kabupaten Alor sebagai hasil dari upaya kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan jasa lingkungan di wilayah tersebut.

Hadir dalam acara syukuran ini, Bupati Alor, Drs. Amon Djobo, Ketua DPRD, Enny Anggrek, Dandim 1622/Alor, Letkol Inf. Supyan Munawar, S.Ag, Wakapolres Alor, Kejari Alor, Camat Abal, serta undangan yang hadir. (*Pepenk).

Komentar Anda?

Related posts