Kupang, seputar-ntt.com — Penduduk Usia Kerja (PUK) di Provinsi NTT cenderung meningkat, seiring dengan terus bertambahnya jumlah penduduk.
“PUK pada Agustus 2025 sebanyak 4,09 juta orang, bertambah sebanyak 0,07 juta orang dibandingkan Agustus 2024,” jelas Kepala BPS NTT, Matamira Kale dalam jumpa persnya, Rabu (5/11/2025).
Menurut Matamira, bahwa sebagian besar PUK merupakan angkatan kerja, yang mencapai 3,09 juta orang, sisanya termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 1,00 juta orang.
“Komposisi angkatan kerja pada Agustus 2025, terdiri dari 2,99 juta orang penduduk bekerja dan 0,10 juta orang pengangguran,” tambah Matamira.
Apabila dibandingkan Agustus 2024, ujar dia, jumlah angkatan kerja dan penduduk bekerja, berkurang masing-masing sebanyak 0,03 juta orang dan 0,04 juta orang, sedangkan jumlah pengangguran bertambah sebanyak 8,21 ribu orang.
Lebih lanjut dikatakan, begitu juga untuk Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) mengalami peningkatan sejak tahun 2021.
“TPAK pada Agustus 2025 sebesar 75,55 persen, turun 1,95 persen poin dibanding Agustus 2024,” kata Matamira.
Dijelaskan, TPAK adalah persentase banyaknya angkatan kerja terhadap penduduk usia kerja. TPAK mengindikasikan besarnya persentase penduduk usia kerja yang aktif secara ekonomi di suatu negara/wilayah.
“Berdasarkan jenis kelamin, pada Agustus 2025, TPAK laki-laki sebesar 82,52 persen, lebih tinggi dibanding TPAK perempuan yang sebesar 68,68 persén,” tegas Matamira.
Dibandingkan pada Agustus 2024, TPAK laki-laki dan perempuan mengalami penurunan, masing-masing sebesar 2,18 persen poin dan 1,72 persen poin. (joey)

Follow



















