KUPANG — Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Nusa Tenggara Timur akan menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) pada 27–28 November 2025 di Neo Asthon Kupang. Agenda lima tahunan ini menjadi forum penting untuk merumuskan arah organisasi sekaligus mengusulkan nama-nama calon Ketua Tanfidz DPW PKB NTT untuk periode mendatang.
Ketua Panitia Khusus Muswil PKB NTT, Mercy Piwung, menyampaikan bahwa seluruh proses akan berjalan berdasarkan prinsip musyawarah sebagai ciri khas PKB. Ia menegaskan bahwa setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk dicalonkan.
“Prinsipnya kami di PKB adalah musyawarah. Kita serahkan pada DPP untuk memutuskan. Setiap kader wajib bersedia untuk mencalonkan diri sebagai ketua,” ujar Mercy.
Ia menambahkan, nama-nama kandidat akan diusulkan oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) pada saat Muswil berlangsung. PKB, kata Mercy, selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi kader yang ingin maju.
“Partai selalu terbuka untuk setiap calon yang mau maju. Hasil Muswil akan diserahkan ke DPP untuk menilai dan memutuskan,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB NTT Kaharudin menegaskan bahwa Muswil ini merupakan hajatan besar lima tahunan yang melibatkan seluruh struktur partai. Ia menjelaskan bahwa peserta Muswil dibagi dalam dua kategori.
“Peserta penuh terdiri dari Ketua Syuro dan Ketua Tanfidz. Konsep kita adalah musyawarah. Muswil akan berlangsung tanggal 27–28 November. Kami mohon dukungan doa masyarakat NTT,” kata Kaharudin.
Dalam Muswil kali ini, PKB NTT juga akan kedatangan tamu dari tingkat pusat. “Akan hadir Gus Halim Iskandar,” tambahnya.
Muswil PKB NTT 2025 diharapkan dapat menghasilkan keputusan terbaik untuk memperkuat konsolidasi dan kinerja partai di Nusa Tenggara Timur menjelang agenda politik nasional ke depan.(*)

Follow



















