Kupang, seputar-ntt.com – Sejumlah mahasiswa jurusan arsitek dari Universitas Indonesia (UI) melakukan penelitian terhadap konstruksi rumah adat Sabu Raijua. Kedatangan mahasiswa ini diterima oleh Wakil Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke diruang kerjanya, Jumat, (15/7/2016).
“Yang sudah tiba di Sabu baru lima orang. Akan menyusul 27 orang lagi bersama empat dosen pembimbing,” kata Nikodemus Rihi Heke, saat dihubungi lewat Ponselnya, Jumat, (15/72016).
Saat bertatap muka dengan para mahasiswa, Nikodemus Rihi Heke memberi gambaran secara tentang konstruksi maupun filosofi rumah adat orang Sabu. Dengan demikian ketika para mahasiswa turun ke masyarakat mereka sudah punya gambaran mengenai apa saja yang hendak mereka teliti atau tanya kepada tokoh adat.
“Di dalam rumah orang Sabu ada pembagian wilayah atau daerah untuk laki-laki dan perempuan. Secara filosofis juga memiliki makna yang dalam” Kata Rihi Heke.
Rihi Heke berharap, dengan kehadiran para mahasiswa bisa memberi kontribusi dalam khasanah budaya Indonesia terutama yang yang berkaitan dengan dunia arsitek yang berasal dari Sabu. Selain itu bisa juga memberi kontribusi positif bagi masyarakat Sabu Raijua dalam membangun rumah yang lebih baik.
“Kita berharap agar kehadiran mereka bisa memperkaya khasanah budaya Indonesia yang berasal dari Sabu Raijua. Untuk itu saya minta kepada masyarakat Sabu untuk memberikan informasi yang benar serta tunjukkan budaya kita orang Sabu bagi para tamu yang datang ke daerah ini,” harapnya. (jrg)

Follow



















