Home / Sabu Raijua / Sabu Raijua Dapat Tambahan Quota BBM Bersubsidi Dari Pertamina

Sabu Raijua Dapat Tambahan Quota BBM Bersubsidi Dari Pertamina

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, Pertamina akhirnya menambah quota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk Kabupaten Sabu Raijua. Penambahan quota ini akan berlaku mulai bulan April 2015 ini.

“Mulai bulan April 2015 Kuota BBM bersubsidi untuk Kabupaten Sabu Raijua naik dua kali lipat dari quota sebelumnya,” kata Hardiyanto Tato, Marketing Branch Manager Pertamina NTT, Jumat (20/3/2015) di Kupang.

Hardiyanto Tato menjelaskan, quota BBM untuk Sabu Raijua selama ini hanya 1000 kilo liter atau 100 ton setiap bulan. Dengan adanya penambahan ini maka quota BBM ke Sabu Raijua menjadi 2000 kilo liter atau 200 ton.

“Selain penambahan quota BBM bersubsidi kita juga membantu dengan BBM non subsidi ke Sabu Raijua. Dengan demikian kita berharap tidak ada lagi persoalan terkait BBM yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat setempat,” tambahnya.

Dia menjelaskan, untuk menambah quota BBM bersubsidi bagi sebuah Kabupaten, Pertamina terlebih dahulu melakukan survei berdasarkan permintaan yang diajukan oleh pemerintah setempat. Berdasarkan survei tersebut baru diputuskan apakah perlu penambahan quota atau tidak.

“Ada permintaan dari Pemerintah untuk penambahan quota diertai dengan data seperti penambahan jumlah kendaraan, pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat serta quota BBM yang ada selama ini. Dari situ kita lakukan survei dan kita putuskan untuk menambah quota dua kali lipat,” bebernya.

Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome yang dikonfrimasi terkait penambahan quota BBM bersubsidi untuk Sabu Raijua menyatakan apresiasi kepada Pertamina NTT. Selama ini kata Marthen Pemerintah telah berjuang keras supaya ada penambahan quota BBM bersubsidi ke Sabu raijua pasca menjadi Kabupaten otonom.

“Ini adalah semangat baru bagi masyarakat Sabu Raijua dalam bergerak ketika BBM sudah cukup. Kegiatan masyarakat untuk bertanam dimusim panas atau melaut tidak lagi terkendala dengan kondisi BBM yang sulit. Kami mengucapkan terimakasih kepada Pertamina karena telah mendengar keluhan kami,” ungkapnya. (joey)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]