Polisi Lakukan Olah TKP Penemuan Mayat Wanita Paruh Baya di Kalabahi

  • Whatsapp

Kalabahi, seputar-ntt.com – Tim Inafis Satreskrim Polres Alor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait penemuan mayat wanita paruh baya berinisial RA (50) di RT 001 RW 001 Kelurahan Kalabahi Kota Kecamatan Teluk Mutiara, Jumad, 19/6/2026 malam.

Dari identitasnya, korban bekerja sebagai asisten rumah tangga dan beralamat di Pante Deere, RT 003 RW 002, Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor.

Kronologis awal berdasarkan keterangan saksi Maxi Kepkole, pada pukul 20.00 wita, ia mengantar korban dari tempat kerjanya di Bungawaru menuju ke rumah Ramlan Simbolon, tempat korban tinggal dan menginap.

Pada pukul 20.40 wita salah seorang saksi lainnya yakni Adi Saputa Simbolon mengajak Maxi Kepkole membeli makan dan minum di cafe Aerobic.

Setelah itu, keduanya hendak mengecek ayam bangkok yang berada di rumah samping Kantor Pelindo Kalabahi. setibanya di TKP, mereka melihat pintu rumah depan sementara tertutup. Keduanya lalu membuka pintu dan langsung mengecek ayam yang berada di dapur rumah tersebut.

Melihat pintu kamar yang terbuka, kedua saksi ini kemudian bergantian memanggil korban namun tidak ada jawaban. Karena merasa curiga, Adi Saputa Simbolon bergegas melihat ke dalam kamar, dan mendapati korban tergeletak di balik pintu dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan busa keluar dari mulut.

Mengetahui keadaan tersebut, kedua saksi segera keluar dari rumah dan meminta pertolongan kepada orang yang sedang berada di area Pelabuhan Pelindo. Selanjutnya, mereka bersama-sama menuju lokasi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap kondisi korban.

Atas kejadian tersebut pada pukul 21.40 Wita, Tim Inafis Satreskrim Polres Alor langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP untuk memastikan kematian korban.

Dan hasil yang ditemukan di TKP, korban berada di dalam kamar dengan posisi tidur terlentang di lantai, pada mulut korban terdapat busa/air liur.

Pada pukul 21.50 wiita, mobil ambulance RSU Kalabahi tiba di depan rumah Ramlan Simbolon yang berlokasi di area Pelabuhan Pelindo Kalabahi untuk mengevakuasi korban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Dokter RSU Kalabahi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dr Fara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Ia juga menyampaikan, penyebab pasti kematian korban ini juga belum dapat dipastikan dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mengenai busa yang keluar dari mulut korban, kata dr. Fara mungkin diakibatkan karena konsumsi air terlalu banyak atau bisa juga diakibatkan karena jantung, hipertensi.

“Kita belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan pemeriksaan luar. Apabila ingin mengetahui penyebab kematian korban lebih maksimal dilakukan autopsi,” ujarnya.

Ditempat terpisah, KBO Reskrim Polres Alor, IPDA Ibrahim Usman menyampaikan, berdasarkan hasil koordinasi, pihak keluarga menerima dan mengikhlaskan kejadian ini dan telah membuat pernyataan untuk tidak di menuntut kematian korban secara hukum serta telah membuat pernyataan penolakan autopsi.

“Jenazah kemudian telah diserahkan kepada pihak keluarga. Kami juga menyampaikan turut berdukacita yang mendalam. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak disisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada keluarga, tetap sabar dan ikhlas atas ujian iman ini,” pungkasnya. (Pepenk)

Komentar Anda?

Related posts