Kupang, seputar-ntt.com – Orok bayi perempuan ditemukan warga dalam tong sampah dekat kantor polisi di Kota So’e, Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 20 Januari 2016. Saat ditemukan orok bayi itu sudah dalam keadaan meninggal.
Orok bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang pemulung di tempat sampah yang tak jauh dari kantor polisi setempat. Saat ditemukan Bayi malang masih lengkap dengan ari- ari bersama celana dalam wanita dua potong, dua buah bra dan celana pendek tiga potong serta kepala bayi terbungkus dengan selembar kain.
Kuat dugaan bayi itu dibuang ibunya dari hasil hubungan gelap dalam kondisi masih bernafas atau masih hidup sebab saat tim dokter melakaun otopsi, ternyata tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh bayi.
“Saat ditemukan bayi itu sudah meninggal, dan tak ada tanda- tanda kekerasan,” kata dr Dodik Prasetyo, salah satu dokter di RSUD So’e.
Saat ini, aparat kepolisian sedang mencari ibu yang membuang bayi tersebut, dengan meminta data dari bidan desa, ketua RT dan Kepala desa setempat untuk mendata usia kehamilan calon ibu yang ada di sekitar lokasi pembuangan bayi.
“Kami bekerjasama dengan aparat desa untuk mencari tahu siapa ibu dari bayi malang ini,” kata Kasat reskrim Polres Timor Tengah Utara Ajun Komisaris Faria Arista.(nttterkini)

Follow



















