So’,e, seputar-ntt.com – Jasa Raharja Samsat Soe bersama Tim Pembina Samsat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penguatan sinergi lintas instansi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Apel Kendaraan Dinas Pemerintah Kabupaten TTS yang dilaksanakan di Kantor Bupati TTS sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi kendaraan dinas di lingkungan pemerintah daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 05 hingga 07 Mei 2026, dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai setiap harinya, menjadi langkah strategis dalam memastikan seluruh kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten TTS tertib administrasi, taat pajak, serta memiliki kelengkapan dokumen kendaraan yang sesuai ketentuan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebagai bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah dan perlindungan dasar bagi masyarakat.
Kegiatan apel kendaraan dinas tersebut melibatkan berbagai instansi terkait, di antaranya Jasa Raharja Samsat Soe, UPT Samsat TTS, Bapenda TTS, Dinas Perhubungan TTS, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) TTS. Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat pengawasan dan penataan administrasi kendaraan dinas agar pengelolaan aset daerah dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
Dalam pelaksanaannya, setiap kendaraan dinas dilakukan pemeriksaan menyeluruh mulai dari pengecekan dokumen kendaraan, validasi data kendaraan, status pembayaran PKB dan SWDKLLJ, hingga kesesuaian penggunaan kendaraan dinas dengan data kepemilikan aset daerah. Pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan kendaraan operasional pemerintah daerah memenuhi kewajiban administrasi sesuai regulasi yang berlaku.
Jasa Raharja sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penertiban administrasi semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi instansi pemerintah mengenai pentingnya kepatuhan pembayaran pajak kendaraan sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah. Tingginya tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan akan berdampak langsung terhadap peningkatan PAD yang nantinya kembali dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, optimalisasi penerimaan SWDKLLJ juga memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat korban kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, sinergi antarinstansi dalam meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Tim Pembina Samsat TTS juga mendorong pemanfaatan layanan pembayaran pajak kendaraan berbasis digital guna memberikan kemudahan dan efisiensi pelayanan kepada masyarakat maupun instansi pemerintah. Transformasi digital dalam pelayanan kesamsatan dinilai menjadi solusi strategis dalam menjawab tantangan pelayanan di wilayah NTT yang memiliki kondisi geografis luas dan terdiri dari berbagai wilayah terpencil.
Sinergi yang terjalin antara Jasa Raharja, UPT Samsat TTS, Bapenda TTS, Dishub TTS, dan Satpol PP TTS diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai program strategis lainnya, baik dalam bentuk penertiban administrasi kendaraan maupun peningkatan pelayanan kesamsatan yang lebih modern dan mudah diakses masyarakat.
Melalui kolaborasi yang solid dan berkelanjutan, Jasa Raharja optimistis bahwa berbagai langkah strategis yang dilakukan bersama Tim Pembina Samsat TTS akan mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih inovatif, responsif, dan transparan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap optimalisasi PAD serta peningkatan perlindungan dasar bagi masyarakat di Kabupaten Timor Tengah Selatan.(*)

Follow


















