Hilda Riwu Kore,  Politisi Yang Bekerja di Jalan Sunyi

  • Whatsapp
Hilda Riwu Kore-Manafe
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Air mata Hilda Riwu Kore Manafe menetes ketika Warga RT 11, Kelurahan Fatufeto menyambutnya dengan penuh sukacita. Istri Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore yang juga Anggota DPD RI itu diberi nama sayang sebagai Orang Sabu. Ina Dota, demikian nama yang diberikan oleh warga kepada Ibu Hilda Riwu Kore Manafe. Bagi orang Sabu, nama sayang itu selalu dipakai untuk panggilan setiap hari. Nama yang selalu dipanjatkan dalam doa. Pemberian nama sayang bagi orang Sabu adalah bentuk rasa cinta yang tulus dan penghargaan yang tinggi bagi seseorang.

Kedatangan mereka ke RT 11, Kelurahan Fatufeto pada petang hari Senin, (26/4/2022) yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Kupang adalah untuk menyerahkan kunci bedah rumah bagi Oma Mariam, wanita renta yang telah menjanda 27 tahun.  Buykan hanya oma Mariam yang rumahnya dibedah di RT 11, ada juga ama Herman yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek. Saat tiba di wilayah yang dihuni oleh rata-rata orang Sabu itu, Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan istri disambut dengan luar biasa. Mereka menggendong Wali Kota Bersama istri sambil bertepuk sorak tanda bahagia tak terkira.

Hilda Riwu Kore Manafe atau Ina Dota memang selalu setia disamping Jeriko, sebutan akrab untuk Jefri Riwu Kore. Dalam setiap momen penyerahan kunci bedah rumah, Hilda Riwu Kore selalu ada. Bertemu dengan rakyat, merasakan aroma penderitaan dan kesulitan mereka. Berdua bersama sang suami. Kadang hingga malam tiba. Mereka ada di tempat yang sulit untuk dilalui. Sebagai Istri Wali Kota, Hilda Riwu Kore selalu menyediakan waktu untuk sang suami ditengah-tengah kesibukannya sebagai Anggota DPD RI atau Senator asal NTT di Senayan.

Kehadiran Hila Riwu Kore Manafe disetiap penyerahan kunci rumah, bukan hanya sekedar setor muka sebagai seorang politisi. Kehadirannya melambangkan seorang ibu yang turut merasakan penderitaan masyarakat. Ibu Hilda datang tidak dengan tangan hampa. Dia selalu menyumbang bagi masyarakat yang rumahnya dibedah. Apakah itu beras, kursi, tempat tidur dan perabot lainnya. Pasalnya bedah rumah yang dibiayai oleh pemerintah, hanya membangun tanpa ada perabot di dalamnya. Nah, untuk mengisi itu, biasanya Hilda Manafe selalu membantu dalam bentuk perabot atau sembako.

Apa yang terjadi di RT 11, Kelurahan Fatufeto juga terjadi di berbagai tempat saat Wali Kota datang menyerahkan kunci rumah bagi warga. Sambutan dan dukungan serupa juga diterima oleh Jeriko disetiap tempat yang dia datangi untuk menyerahkan kunci rumah. Mereka yang menerima kunci rumah selalu dengan air mata haru dan bahagia. Bahkan dibeberapa tempat, mereka menangis histeris dalam pelukan Jeriko. Warga seperti bertemu seorang bapak yang begitu peduli dengan keadaan mereka.

Hari Ini Hilda Riwu Kore berulang tahun. Wanita yang setia di samping Jeriko ini selalu bekerja dalam diam. Dia memiklih jalan sunyi untuk memberi dan bekerja sebagai politisi. Dia jarang tampil di Media sebagai seorang Legislator di Senayan. Tapi Jauh di Kampung-Kampung dan gereja-Gereja di Pelosok, ada ribuan kursi yang tertulis nama Hilda Riwu Kore. Kursi itu selalu ada di ruang Duka dan Bahagia rakyat di Bumi Flobamora. Selamat Ulang Tahun Ina Dota, Hilda Riwu Kore. Doa kami di Nadimu. *Joey Rihi Ga*

Komentar Anda?

Related posts