Lembata, seputar-ntt.com – Dalam rangka menjelang Pilkada Serentak tahun 2024, Mahasiswa KKNT FISIP UNWIRA bekerja sama dengan BAWASLU Kabupaten Lembata melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi di Desa Wuakerong. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemilih serta menyosialisasikan pentingnya politik anti uang.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Lembata, Thomas Febry Bayo Ala, Ketua PANWASLU Kecamatan Nagawutung dan Kepala Desa Wuakerong beserta perangkat desa. Kegiatan yang dilaksanakan di Dusun A ini dikoordinasi oleh Mahasiswa FISIP UNWIRA bersama perangkat desa Wuakerong dan dihadiri oleh warga masyarakat desa Wuakerong.
Thomas Febry Bayo Ala menyampaikan tahapan dan jadwal Pilkada tahun 2024. Penjelasan ini mencakup dari tahapan perencanaan program dan anggaran hingga tahapan penetapan calon terpilih. BAWASLU berfokus pada aspek teknis terkait Pilkada.
Lebih lanjut, Thomas memaparkan berbagai strategi partisipatif yang dapat dilakukan untuk mengawasi Pilkada secara partisipatif, antara lain melalui pojok pengawasan, forum warga, Saka Adhysata Pemilu, pengabdian masyarakat, dan gerakan pengawasan partisipatif pemilu. Salah satu inisiatif yang ditekankan adalah program “BAWASLU Go to School” yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat sejak dini mengenai pentingnya partisipasi dan pengawasan dalam pemilu.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pilkada tahun 2024 serta memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bahaya dan dampak negatif dari politik uang. Dengan demikian, masyarakat Desa Wuakerong diharapkan dapat berpartisipasi secara aktif dan cerdas dalam Pilkada mendatang.
Kegiatan edukasi dan sosialisasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan partisipasi pemilih, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya integritas dan kejujuran dalam proses pemilihan. Melalui kolaborasi antara Mahasiswa FISIP UNWIRA dan BAWASLU Kabupaten Lembata, diharapkan tercipta pemilu yang lebih bersih dan demokratis.(*)
Penulis : Maria Lo’a Jawa dan Fitry Hartati

Follow



















