Tahun ini Pemkot Kenakan Pajak Untuk Rumah Kos

  • Whatsapp
banner 468x60
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Tahun 2015 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mulai memberlakukan pajak bagi para pemilik rumah kontrakan atau kos-kosan. Besar pajak untuk pemilik kos sebesar 5 persen tanpa memilah jumlah kamar.

Demikian dikatakan Walikota Kupang, Jonas Salean, saat berkantor di Kelurahan Oesapa Selatan, Kamis (5/3/2015).

Dihadapan ratusan warga yang mengikuti kegiatan berkantor, Walikota mengatakan, penerapan pajak Kos-kosan pada tahun-tahun sebelumnya, hanya dikenakan kepada mereka yang memiliki kamar kos berjumlah 10 kamar, namun pada tahun ini, aturan itu tidak lagi dipakai karena terkesan tidak adil bagi pemilik kos.

“Selama penerapan pajak kos serasa kurang adil. Misalnya saja ada kos yang dindingnya menggunakan bebak, tapi ada 10 kamar dengan tarif bulanan yang sangat kecil, tapi dikenai pajak. Sedangkan ada kos-kosan dengan dinding tembok dengan segala macam fasilitas  dan bertarif jutaan rupiah tapi tidak dikenai pajak karena jumlah kamarnya dibawah 10 kamar,”

Menurutnya, dengan pemerataan penarikan pajak kos-kosan. Maka tidak ada lagi kecemburuan diantara masyarakat pemilik kos. Selama ini sering ada pengaduan dari pemilik kos karena penerapan pajak oleh pemerintah mereka nilai tidak adil.

Pada kesempatan itu, Walikota juga meminta keepada pemilik kos untuk memakai kriteria khusus dalam menerima. Kalau kos untuk pria maka semua yang indekos harus pria. Begitupun sebaliknya. Kalau menerima perempuan yang indekos maka semuanya harus perempuan, apalagi kalau kos untuk mahasiswa.

“Jangan campur aduk antara kos wanita dan pria, karena kan terjadi hal-hal yang negatif. Selain itu, pemilik kos juga harus membatasi jam kunjungan malam bagi kos-kosan wanita,” Katanya.(riflan hayon)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60