Sukseskan MTQ Tingkat Kecamatan, Warga Telmut Sumbang 289 Zak Semen Untuk Pembangunan Gereja Fanating

  • Whatsapp
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Sebagai bentuk syukur, terima kasih atas dukungan dari seluh warga dan pihak gereja yang telah ikut mensukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan baru-baru ini di Desa Fanating, warga Teluk Mutiara (Telmut) bersama pihak kecamatan memberikan sumbangan 289 zak semen untuk pembangunan Gereja Fanating yang sementara dikerjakan.

Penyerahan bahan bangunan oleh Camat Telmut, Mohammad Ridwan Nampira bersama jajarannya berlangsung pada, Sabtu, 25/6/2022 pagi, diterima langsung oleh Kepala Desa (Kades) Fanating, Yermias A Karbeka, mewakili seluruh jemaat gereja.

Camat Ridwan Nampira kepada media mengatakan, keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan MTQ tingkat kecamatan di Desa Fananting tidak terlepas dari peran besar dari seluruh elemen masyarakat dan pihak gereja di Fanating.

“Sebagai ucapan terima kasih dan penghormatannya, kami pihak kecamatan bersama warga berinisiatif untuk memberikan sumbangan sukarela berupa semen untuk proses pembangunan gereja yang sementara dikerjakan. Puji Tuhan, Syukur Alhamdulilah, sumbangan masyarakat saya ini berasal dari berbagai golongan melalui 10 Kelurahan dan 2 Desa,” ujar Rid, sapaan akrab camat.

Selaku pimpinan wilayah ia pun berharap, bantuan yang diberikan ini mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi yang terpenting adalah niat dan rasa memiliki yang luar biasa ini yang terus tertanam dalam diri orang Alor.

“Semangat kebersamaan yang sudah diwarisi oleh leluhur harus terus dijaga dan dipertahankan oleh kita sebagai anak cucu. Teruntuk seluruh warga masyarakat yang sudah ikut memberikan dukungan untuk kegiatan pembangunan gereja ini sekali lagi saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga, dan Tuhan senantiasa memberkati semuanya,” tandas pria asal Dulolong ini.

Ditempat terpisah, Kades Yermias juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada camat, 10 lurah dan 2 desa, terkhusus lagi saudara-saudara muslim yang telah membantu jemaat Gereja Fanating.

Ia pun berpesan, segala hal baik yang telah dilakukan orang-orang tua terdahulu, harus diingat dan diteruskan oleh kita semua sampai pada anak cucu mendatang.

“Sebagai contoh pada saat pembukaan MTQ kemarin itu ada sedikit diceritakan tentang sejarah berdirinya Gereja dan Masjid di Fanating. Jadi disini kita tidak melihat yang lain selain ikatan kekeluargaan yang telah terbangun sejak nenek moyang,” pungkas Yermias Karbeka. (*Pepenk)

Komentar Anda?

Related posts