Pemprov NTT Bentuk Lima Tim Percepatan Pembangunan, Fokus Kemiskinan hingga PAD

  • Whatsapp

Kupang, seputar-ntt.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) membentuk lima tim percepatan dan akselerasi pembangunan guna mendukung kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur, Melki Laka Lena dan Johni Asadoma. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Lerry Rupidara, dalam jumpa pers.

Lerry menjelaskan, lima tim tersebut terdiri atas Tim Dasa Cita, Tim Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu, Tim Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Tim Penguatan Ekonomi Kerakyatan, serta Tim Transformasi Komunikasi Pemerintahan.

“Semua tim sudah mulai bekerja dan mengambil langkah-langkah sesuai tugas masing-masing. Gagasan besar ini juga tertuang dalam buku Asa dan Rasa yang telah diluncurkan di Aula El Tari,” kata Lerry.

Ia menegaskan, meski telah mulai bekerja, seluruh tim saat ini masih dalam proses penyusunan dasar hukum atau legalitas. Penyusunan Surat Keputusan (SK) disebut telah berproses sejak pejabat sebelumnya, namun mengalami sejumlah revisi untuk menyesuaikan arahan terbaru pimpinan daerah.

“Saat ini draft sudah berada di Biro Hukum untuk finalisasi. Kami berhati-hati agar seluruh proses memiliki dasar hukum yang kuat dan tidak sekadar formalitas administratif,” ujarnya.

Menurut Lerry, Gubernur juga telah menginstruksikan agar seluruh kepala perangkat daerah bergabung dalam lima tim tersebut. Namun, penerbitan SK ditunda sementara untuk memastikan seluruh nama dan struktur sesuai dengan arahan serta kebutuhan program.

“Ini penting agar tidak terjadi kesalahan administratif dan semua keputusan benar-benar mencerminkan perintah pimpinan,” tambahnya.

Adapun susunan pimpinan tim, yakni Tim Dasa Cita diketuai Dr. Alfons Teodorus, Tim Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dipimpin Djose Nai Buti, Tim Optimalisasi PAD diketuai Beni Meno selaku Kepala Badan Keuangan Daerah, Tim Penguatan Ekonomi Kerakyatan dipimpin Sylvie Nange, serta Tim Transformasi Komunikasi Pemerintahan diketuai Pricila Parera.

Secara khusus, Lerry menyoroti pentingnya Tim Pendataan dan Penanggulangan Kemiskinan Terpadu. Ia menilai data menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Data adalah rekaman fakta yang kemudian diolah menjadi informasi. Dari situ kita bisa menyusun perencanaan yang terarah dan terintegrasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim tersebut memiliki tiga fokus utama. Pertama, memastikan akurasi dan validitas data kemiskinan. Kedua, mengawal perencanaan program agar terjadi sinergi dan keterpaduan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga mitra pembangunan. Ketiga, mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk sektor non-pemerintah, dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

“Pendekatannya adalah membangun kepedulian sosial dan rasa kebersamaan, agar semua pihak terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan di NTT,” kata Lerry.

Pemprov NTT berharap, melalui kerja terpadu lima tim tersebut, percepatan pembangunan di berbagai sektor dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.(*)

Komentar Anda?

Related posts