Pelantikan di Kota Kupang Bikin Dewan Terlambat Gajian

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Pembayaran gaji Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang tahun 2017 mengalami  keterlambatan. Hal ini diakibatkan adanya pelantikan pejabat baru dalam mengisi OPD.

“Sebenarnya gaji anggota DPRD ini yang terlambat sedikit, hanya karena adanya pelantikan pejabat baru dalam mengisi OPD baru dan personal keputusan kepala daerah terhadap perhitungan KKD apa keuangan kita masuk menengah atau tinggi. Namun perhitungan itu sudah ada di kita dan sudah diproses dan muda-mudahan besok sudah bisa lakukan pembayaran,” kata Sekretaris Dewan Kota Kupang,Adrianus Lusi kepada wartawan di Kantor DPRD, Kamis (12/1/2017).

Lusi mengaku, keterlambatan ini bukan hanya untuk gaji dewan, tetapi juga PNS dan itu hampir terjadi disemua daerah. “Untuk PNS ini hanya karena adanya pelantikan pejabat baru dalam mengisi OPD baru, dimana untuk Kota Kupang baru dilakukan pada tanggal 9 Januari 2017, sehingga gaji PNS dalam satu dua hari kedepan sudah bisa dibayar,” kata Lusi.

Lusi mengaku, jumlah PNS yang ada di sekretrait dewan sebanyak 90 orang dan anggota dewan berjumlah 40 orang, Sehingga masalah gaji ini tidak ada kesulitan.

Sementara Ketua Komisi II, Melkianus Balle yang dimintai komentar soal keterlambatan pembayaran  gaji dewan mengaku, keterlambatan pemabayaran gaji ini memang sangat dimaklumi, karena pengalokasian anggaran mengalami perubahan. Apa lagi ada terjadi beberapa pengeseran pimpinan dalam pengisian OPD sehingga format akan berubah.

“Untuk dewan tidak terlalu ada perubahanbanyak, hanya ada mutasi beberapa yakni kepala seksi dan bagian humas. Intinya di bagian keuangan kota yang mengalami perubahan yang jelas ada dampaknya, sehingga hal ini  sebagai dewan sangat memakluminya”kata Balle.

Balle mengaku, masalah keterlambatan gaji bukan hanya terjadi di Kota Kupang, namun hampir disemua daerah mengalami hal yang sama. Untuk itu dia berharap agar baik PNS maupuan Dewan untuk tetap bersabar.(riflan hayon)

Komentar Anda?

Related posts