OPD di Kota Kupang Dapat Jatah Lahan Tidur Untuk Dikelola

  • Whatsapp

Kupang, seputar-ntt.com — Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, mendapat jatah lahan tidur untuk dikelola menjadi lahan produktif.

“Masih cukup banyak lahan tidur milik Pemkot Kupang, untuk itu kita bagikan kepada seluruh OPD untuk mereka kelola,” jelas Penjabat Walikota Kupang, George Hadjoh di Naimata, Kamis (3/11/2022).

George Hadjoh berharap, OPD yang mengelola lahan tersebut harus berkolaborasi dengan masyarakat sekitar, sehingga masyarakat mendapatkan manfaatnya.

“Kita berdayakan masyarakat, sehingga mereka tidak hanya jadi penonton di lahan tidur yang dikelola OPD,” papar George Hadjoh.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati mengungkapkan, di lahan tidur ini ditanam berbagai holtikultura dan tanaman Kelor.

“Untuk tanaman Kelor, itu milik Pemkot Kupang, sedangkan holtikultura milik masyarakat, tapi mereka mengelola semua,” papar Retnowati.

Diakui Retnowati, di lahan tersebut juga akan dibangun rumah produksi untuk mengelola daun kelor menjadi tepung, yang bisa digunakan untuk menjadi berbagai macam penganan.

“Dari tepung kelor, bisa diolah menjadi bermacam-macam penganan, seperti kue, teh dan yang lain,” paparnya.

Rumah Produksi ini, jelas Retnowati, bisa digunakan juga untuk OPD-OPD yang ingin mengelola daun kelor, mereka tinggal mengantarkan saja.

Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kupang, Iskandar Kapitan mengungkapkan, lahan yang dikelola ini luasnya 3,2 HA, dimana akan ditanam 2000 Anakan dari berbagai jenis.

“Untuk sementara kami baru mendapat 1300 Anakan, sisanya dalam waktu dekat akan turun,” ujar Iskandar Kapitan.

Menurut Iskandar Kapitan, di lahan ini akan dibuat sumur bor, mengingat sulitnya mendapatkan air bersih di wilayah Naimata.

“Untuk sementara kita berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk memberikan air bersih, sambil kita membuat sumur bor,” jelasnya.
Apresiasi disampaikan warga Naimata di RT 01/RW 01, Philipus Manu kepada Pemkot Kupang, karena mengizinkan mereka untuk bisa bergabung mengelola lahan tidur tersebut. (Joey)

Komentar Anda?

Related posts