Kupang, Seputar-ntt.com – Wakil ketua komis x DPR RI menyebutkan bahwa destinasi obyek wisata di propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) perlu percepatan pembangunan infrastruktur. Untuk itu, dukungan DPR RI sangat diperlukan dalam memperjuangkan anggaran. Dengan infrastruktur yang memadai maka ekonomi akan bertumbuh dan NTT tidak lagi tertinggal terus.
Hal itu disampaikan wakil ketua komisi x DPR RI H.A.R. Sutan Adil Hendra, saat melakukan kunjungan kerja di Kupang, Selasa (4/4/2018). Rombongan mitra kerja pemerintah bidang pendidikan dan pariwisata ini, melakukan kunjungan kerja ke beberapa tempat, berdialog dengan gubernur NTT. Mengunjungi SDN 3 Tenau Kota Kupang, SMP 17 kota Kupang, SMA 10 dan SMA 11.
Menurut Sutan Adil Hendra NTT memiliki destinasi – destinasi unggulan yang sungguh luar biasa. Namun infrastruktur penunjung belum memadai. Akses jalan, fasiltas publik seperti toilet masih kurang. Sehingga berpengaruh pada jumlah wisatawan yang akan berkunjungan. Kata dia, destinasi wisata di NTT, ibarat anak gadis yang perlu polesan dan rias. Bagaimana pun, pariwisata akan maju apabila infrastrukturnya baik.
“Akan tetapi berkali – kali kita melihat bahwa destinasi yang begitu baik misalnya. Seperti Komodo, ini kan akses ke sini masih terbatas artinya ini perlu peningkatan akses itu, kita lakukan Sehingga gadis cantik, ini kan destinasi gadis cantik. Kalau tidak dapat dipromosikan kan ngga dikenal oleh semua pihak,”katanya.
Dia mendorong semua pihak terutama dinas Pariwisata dan Kementerian pariwisata untuk berkoordinasi dengan PUPR membuka akses jalan. Sehingga yang namanya gadis cantik itu, bisa dikenal oleh semua pihak tanpa mengeluarkan biaya transportasi yang sangat mahal karena bagaimana pun orang ingin melibur, melihat sesuatu tempat yang indah. Tidak terlepas dari akses infrastruktur ke lokasi.
“Coba bayangkan kita saja dari Jakarta penerbangan ke NTT terbatas. Mohon maaf saya katakan. Pesawat berbadan lebar saja tidak ada. Perjalanan dua setengah jam. Kita kondisinya begitu. Saya mendorong, menyampaikan kepada pak gubernur. Saya punya sahabat yang luar biasa dari NTT ini yang namanya pak Farry Francis. Itu sebenarnya momentum bagi NTT. Karena Farry Francis itu ketua Komisi V yang membidangi infrastruktur dan perhubungan,”ujarnya. (Pelipus Libu Heo)

Follow



















