Kupang, seputar-ntt.com – Sebagai bentuk dukungan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, dalam membantu para pekerja rentan, Bank NTT siap salurkan klaim dari BPJS Ketenagakerjaan.
Hal ini diakui Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, Hilarius Minggu di Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (3/9/2025).
“Kami bersama Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Silvia sudah berkeliling kabupaten/kota untuk sosialisasikan program ini,” kata Hilarius.
Menurutnya, tersisa tinggal tiga kabupaten lagi yang rencananya akan disinggahi, yakni Kabupaten Sabu Raijua, Manggarai Barat dan Rote Ndao.
“Secara bertahap, kami akan datang sosialisasi di kabupaten yang belum. Agar para pekerja rentan mendapatkan haknya juga,” tegas Hilarius.
Dijelaskan Hilarius, Bank NTT akan menyalurkan hak pekerja rentan yang mengalami kecelakaan disaat bekerja, setelah mendapat persetujuan dari BPJS Ketenagakerjaan.
“Para pekerja rentan yang alami kecelakaan, mereka bisa melaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan, dan Bank NTT akan menyalurkan klaim atau santunan tersebut, atas persetujuan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Hilarius.
Hilarius mengatakan, anggaran berasal dari BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada Bank NTT, untuk disalurkan kepada para pekerja rentan yang alami kecelakaan.
“Dalam setiap perkunjungan sosialisasi ke kabupaten, para pekerja rentan sangat senang menerima program Pemprov NTT ini, karena sangat membantu ketika mereka mengalami musibah,” tandas Hilarius.
Diakui Hilarius, dengan adanya jaminan yang jelas dari BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja rentan juga merasa aman dalam melaksanakan pekerjaannya, karena sudah ada yang menjamin.
Wali Kota Kupang, Christian Widodo menilai kehadiran Bank NTT dalam program ini, sebagai wujud kepeduliannya kepada masyarakat miskin.
“Saya sangat apresiasi Bank NTT, yang bersedia memfasilitasi klaim bagi pekerja rentan yang terkena musibah. Ini bentuk dukungan Bank NTT yang juga pro masyarakat miskin,” jelas Christian.(joey)

Follow



















