Baru Dua Hari Di Pasok, BBM di Sabu Kembali Lenyap

  • Whatsapp
banner 468x60
Share Button

Sabu, Seputar NTT.com – Harga BBM di Sabu Raijua kian menyulitkan masyarakat karena kelangkaan terus berlanjut dan sepertinya takkan pernah berhenti apabila belum ada perhatian yang serius dari pemerintah dalam mengatasi kelangkaan yang terjadi saat ini.

Disaksikan SeputarNTT pada hari Rabu (21/8/13) di Pelabuhan Seba, terdapat puluhan buruh melakukan bongkar muat BBM dari perahu motor pengangkut BBM subsidi sehingga dalam pemikiran masyarakat bahwa BBM jenis premium di Sabu Raijua akan kembali normal.

Namum keadaan itu hanya sesaat saja dirasakan masyarakat, sebab di pangkalan pada jumat 23/8/13 tidak lagi ditemukan BBM baik jenis pemium, solar dan minyak tanah

Beberapa masyarakat ditemui seputarntt, Sabtu 24/8/13 yang tidak ingin namanya ditulis mengatakan bahwa kelangkaan sepertinya disengajakan, karena di pangkalan APMS pada hari kamis (22/8/13) hanya melayani 3 drum saja kepada masyarakat sedangkan perahu belum tentu hanya mengangkut tiga drum bensin saja.

Salah seorang warga mengatakan bahwa bensin di Sabu Raijua sebelumnya tidak selangka ini, tapi sekarang sudah menjadi-jadi dan siapapun dia pasti akan mengeluh akan kelangkaan yang ada ditambah lagi dengan harga yang tidak bisa dikendalikan.

“Saya yakin semua masyarakat mengeluh dengan keadaan sekarang tapi mungkin yang tidak mengeluh itu mereka yang seing dapat bensin dari pangkalan atau sering titip di perahu” ujarnya.

Warga lainnya mengatakan, kesalahan ada pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM karena sepertinya menutup mata dengan keadaan sekarang, seharusnya bensin tidak langka kalau ada pengawasan dari dinas.

“Jangan sampai bensin tidak sampai ke pangkalan sesuai dengan jumlah yang ada dalam daftar karena ada yang bagi-bagi dari perahu memang, tolonglah Dinas untuk terus mengawasi mulai dari pembongkaran sampai di pangkalan” pintanya.

Dia meminta agar DPRD dalam waktu dekat bisa memanggil pihak APMS untuk menjelaskan kondisi yang ada, jangan dibiarkan secara terus menerus seperti ini.

Sementara salah seorang Penjua bensin eceran yang ditemui Seputarntt mengatakan bahwa dirinya pada hari pertama bongkar langsung menuju ke perahu tetapi dia membelli dari tangan kedua atau ketiga dengan harga yang sangat mahal.

“Saya jual dengan harga 50.000 per botol aqua besar karena beli dengan harga mahal dan liternya juga tida sampai lagi” ujarnya.(Boni)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60