Warga Diminta Jaga Taman Kota Yang Telah Dibangun Pemkot

  • Whatsapp
Ilustrasi Taman
banner 468x60
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Fenomena buruk kembali diperlihatkan oknum-oknum tidak bertanggunggjawab di Kota Kupang. Bagaimana tidak, tanaman bunga yang ditanam oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang, maupun lembaga swasta lainnya, dicuri oleh oknum tidak yang hingga kini belum diketahui. Upaya penataan taman dengan bunga-bunga, sebenarnya untuk memperindah wajah Kota Kupang. Namun ada saja warga yang belum memahami dan melindungi bunga-bunga yang ada.

Terkait kondisi itu, Wali Kota Kupang, Jonas Salean yang dimintai tanggapannya mengatakan, taman bunga yang diupayakan oleh dinas dan lembaga swasta, untuk memperindah wajah Kota Kupang. Karena itu, menjadi tugas dan kewajiban masyarakat untuk menjaga. “Masyarakat harus jaga bunga-bungan yang ditanam. Jangan malah bunga-bunga dicuri,” paparnya di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (20/8/2014).

Dikatakan, masyarakat sekitar taman bunga seperti di perepatan Eltari, bilangan Urip Sumoharja, Taman Noltalgia harus dijaga oleh sekitarnya, sebab tidak mungkin jajaran Dinas Kebersihan maupun Pol PP menjaga 24 jam.

Jika ada yang merusak dan mencuri bunga-bunga yang ditanam, hendaknya dicegat agar tanaman bunga tetap terjaga. “Semua yang dilakukan untuk membuat indah kota ini. Jangan lagi dirusak dan dicuri,” sebutnya.

Ketua RT dan RW sebutnya, bisa mengumpulkan masyarakatnya, dan memberikan pencerahan untuk menjaga taman dan juga menjaga kebersihan.
Untuk sampah, Ketua RT dan RW perlu mengawasi warga, dalam membuang sampah, sehingga tepat waktu dan mudah diangkut oleh petugas.

“Waktu buang sampah jam 05:00 sampai 06:00 Wita. Jangan buang sampah diatas jam tersebut, apalagi membuang sampah sembarangan,” tegasnya.

Masih menurutnya, dengan membuang sampah pada waktu dan tempatnya, maka masyarakat turut menjaga kebersihan Kota Kupang. “Masyarakat harusnya sadar akan kebersihan dan keindahan Kupang Kota Kasih. Masyarakat harus bertanggungjawab terhadap kota ini, bukan saja pemerintah,” imbuhnya.

Terpisah, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Kupang, Obed Kadji membenarkan adanya pencurian bunga di sejumlah titik di Kota Kupang.
Dikatakan, pihaknya maupun lembaga swasta sudah berusaha menanam bunga, untuk memperindah wajah kota. Namun ada pihak-pihak tertentu yang mencuri bunga-bunga tersebut, dan belum diketahui pelakunya.

Dinasnya kata Obed Kadji, sudah mengganti bungan-bungan yang hilang dan telah ditanam kembali. Dia berharap semua bisa menjaga dan melestarikan bunga-bunga yang ditanam.

Dia juga sambungnya, sudah melakukan komunikasi dengan warga sekitar untuk mengawasi para pelaku pencurian bunga. Bila bisa menangkap maka akan diberikan reward atau penghargaan, dan pelakunya akan diberikan sanksi tegas bahkan diproses hukum.

Dijelaskan, keindahan dan kebersihan Kota Kupang merupakan kebutuhan bersama. Karena itu, hilangkan budaya rusaki taman bunga, juga membuang sampah sembarang tempat. Jika semua tertib dalam membuang sampah, dipastikan Kota Kupang akan indah dan bersih.(riflan hayon)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60