Wakili Indonesia ke Ajang Manhunt Internasional 2022, Deo Bilang Terimakasih Bunda Julie Laiskodat

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com — Deodatus Nikanor Rinci, pemuda asal Manggarai Provinsi NTT, berhasil unggul dari tujuh pesaingnya, sehingga berhak untuk bertarung di ajang Manhunt Internasional 2022 pada bulan 8-17 Oktober mendatang.

Saat jumpa pers di Kantor Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Provinsi NTT, Selasa (15/3/2022) sore, Deo sapaan akrabnya didampingi Sekretaris National Director Manhunt, Muhammad Irwansyah, Winner Menhunt tahun 2019, James Radar dan Paulina M. Samosir, Ketua bidang Promosi Humas dan Publikasi.

Diakui Deo, dirinya merasa bangga bisa menyingkirkan tujuh peserta lainnya di final, sehingga bisa memperkenalkan NTT, khususnya pariwisata yang ada.

“Saat acara pemotretan, desainer Ivan Gunawan melihat hasilnya, dan meminta saya untuk ikut fashion Week-nya,” ujar Deo.

Dirinya merasa senang dan bangga, sebab bisa dipilih oleh Ivan Gunawan, padahal peserta lainnya adalah model profesional.

“Kebanggaan tersendiri bisa diajak Ivan Gunawan untuk mengisi acara fashionnya, padahal saya tidak memiliki dasar sebagai model,” jelas Deo.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris National Director Manhunt, Muhammad Irwansyah mengaku, penilaian pada ajang Manhunt Internasional Indonesia sangat objektif, bukan hanya dilakukan di atas panggung saja, tapi juga dilakukan melalui Grup yang dibuat.

“Saya menilai Deo sangat aktif dalam segala hal, sehingga juri mengambil keputusan untuk NTT, yang mewakili ke ajang Manhunt Internasional nanti,’ tandas Irwansyah.

Menurut Irwansyah, sebelum mengikuti ajang selanjutnya, Deo akan diberi berbagai pelatihan, bukan hanya bahasa Inggris, tapi juga bentuk tubuh yang proposional.

“Kedelapan finalis selain Deo, ada Bade Kurniawan (Aceh), Hendri Agus Saputra (Sumatera Selatan), Chandra Saputra (DKI Jakarta 1) Unggul Prako (D.I.Yogyakarta), Yogi Heri Nurdi (Jawa Tengah) Arif Edison (Kalimantan Selatan) dan Andrian (Nusa Tenggara Barat),” urai Irwansyah.

Menurutnya, Manhunt International Indonesia yang berafiliasi dengan Manhunt International ini, adalah suatu ajang kontes male pageant tertua didunia. Manhunt International diselenggarakan pertama kali tahun 1993.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Dekranasda Provinsi NTT, Julie Laiskodat memberikan apresiasi dan dukungan kepada Deo yang akan bertarung dalam ajang Manhunt Internasional, yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2022.

“Selamat kepada Deo, yang akan mewakili Indonesia di ajang Manhunt Internasional,” tegas Julie Laiskodat melalui telepon saat jumpa pers.

Dijelaskan Julie Laiskodat, ajang-ajang seperti ini bukan hanya untuk putri saja, tapi juga putra, sehingga bisa membanggakan Provinsi NTT.

“Ajang ini bisa memotivasi anak-anak muda lainnya di NTT. Dan saya janji akan membuka jaringan-jaringan untuk memberikan kesempatan pada anak-anak NTT,” tegas Julie Laiskodat. (joey)

Komentar Anda?

Related posts