Home / Ekonomi Bisnis / Ramadhan, Swiss-Belinn Kristal Kupang Ingin Berbagi Kasih

Ramadhan, Swiss-Belinn Kristal Kupang Ingin Berbagi Kasih

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]
Share Button

Ramadhan, Swiss-Belinn Kristal Kupang Ingin Berbagi Kasih

Kupang, seputar-ntt.com — Meski kondisi masih taraf pemulihan pasca Badai Siklon Tropis Seroja, di momen Ramadhan ini Swiss-Belinn Kristal Kupang tetap ingin berbagi kasih dengan kaum Dhuafa dan anak Panti Asuhan.

“Meski ditengah Pandemi Covid-19 dan pasca Badai Seroja, kami tetap ingin berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” kata GM Swiss-Belinn Kristal Kupang, Aldi Risanto didampingi Assistant Secretary and Public Relations, Melinda beberapa saat lalu ketika buka puasa bersama media.

Diakui Aldi Risanto, kegiatan berbagi kasih yang merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) Swiss-Belinn Kristal Kupang, yang dilakukan setiap jelang Idul Fitri dan Hari Natal.

“Setiap momen hari raya kita pasti menggelar acara seperti ini, tapi tidak menutup kemungkinan dilakukan juga pada momen-momen tertentu,” tandas Aldi Risanto.

Aldi Risanto belum bisa menetapkan tanggal pelaksanaan, mengingat kondisi hotel sedang tahap renovasi akibat Badai Seroja yang terjadi awal bulan April lalu.

“Karena hotel sedang renovasi, kita belum tahu apa pelaksanaannya di hotel atau kita datangi mereka. Dan tanggalnya juga belum ditentukan. Yang pasti kita akan buat,” tambahnya.

Aldi Risanto mengakui, setelah tiga hari sejak bencana Seroja, baru bisa dilakukan recovery, dan perbaikan kerusakan yang masih berlanjut sampai sekarang.

“Musibah seperti ini baru pertama kali kami alami, juga dialami hotel-hotel lainnya. Kami memang asuransikan, sehingga bisa klaim, tapi yang pasti akan memerlukan verifikasi yang cukup panjang,” jelas Aldi Risanto.

Dikatakan Aldi Risanto, saat kejadian bersamaan dengan banyaknya tamu yang menginap, karena ketakutan berada di kamar, mereka semua berkumpul di lobby hotel, yang memang sudah ditetapkan sebagai lokasi mitigasi.

“Ada empat kamar yang kacanya pecah semua, tidak tersisa karena getaran angin yang cukup besar. Bahkan gulungan ombak sampai mengarah ke pool,” kenang Aldi Risanto.

Recovery tetap dilakukan, jelas Aldi Risanto, walaupun belum senormal seperti awal. 80 Persen kerusakan di civil, seperti ceiling pada roboh semua, begitu juga atap-atap sudah pada tergulung keatas.

“Mudah-mudahan kita dapat menyelesaikan semua ini secepatnya, sehingga bisa berjalan normal lagi, tamu bisa menikmati pelayanan kami dengan maksimal,” harap Aldi Risanto. (Ira)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]