Pohon Tumbang di Jalan, Kaki Warga Lembata Remuk

  • Whatsapp

Lewoleba, seputar-ntt.com -Pohon Reo berukuran besar  yang tumbang pagi tadi, Kamis (28/07/16) di wilayah kecamatan Ile Ape, Lembata, tepatnya sekitar 500 meter dari pertigaan batas kota Lewoleba mengakibatkan salah satu warga mengalami patah remuk bagian kaki, saat melintas. Musibah yang tak dapat dielak ini dialami Vinsensius Paulo Loli Bahir (26), warga desa Kolontobo, Kecamatan Ile Ape, kabupaten Lembata.

Karena berprofesi sebagai tukang ojek, musibah ini dialami Vincen ketika dirinya sekitar Pkl.09.00 Wita, mengantar Sania (38) warga desa Bunga Muda, Ile Ape dari arah kota Lewoleba menuju Ile Ape.  Saat keluar dari pertigaan batas kota dan melintasi jalan jurusan kecamatan Ile Ape,  sebatang pohon reo yang cukup besar tumbang persis disaat Vincen dan Sania melintas.

Untung saja, kedua dahan utama dari pohon reo tua itu tidak langsung mengenai keduanya di atas sepeda motor. Vincen dan Sania berada persis diantara celah kedua dahan tersebut, namun karena keduanya jatuh, kaki kanan Vincen ditindih salah satu dahan hingga remuk, persis dari betis hingga kaki. Bahkan Kaki Vincen yang tertindis dahan baru dibebaskan setelah beberapa orang team Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Lembata tiba di lokasi kejadian. Sementara Sania bernasib mujur karena hanya terjatuh dan tidak terdapat luka ditubuhnya. Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Lewoleba yang letaknya hanya sekitar 1 km dari lokasi kejadian.

Hal ini disampaikan Philipus Payong, Kepala Desa Kolontobo saat ditemui di teras depan UGD Rumah Sakit Umum  Lewoleba, siang tadi. Menurut Philipus, saat kejadian berlangsung dirinya memang tidak berada di lokasi namun menurut penuturan Sania, kronologi kejadiannya demikian.

Sementara Sania belum dapat ditemui karena menurut petugas medis yang bertugas, Sania sedang menjalani perawatan akibat trauma dengan kejadian tersebut. Sedangkan Vincen sedang dirawat intensif, sambil menunggu putusan medis dan keluarga korban, apakah kaki kanan Vincen akan diamputasi atau dirawat dengan cara lain.

Disaksikan media ini, hingga Pkl. 15.00 sore tadi,keluarga kedua korban dan warga Ile Ape terus berdatangan  ke UGD RSUD Lewoleba. Kedatangan mereka selain ingin menjenguk kedua korban,mereka juga ingin mencari tahu kejadian sesungguhnya. (Broin Tolok)

Komentar Anda?

Related posts