Pertarungan Kristiana Muki di Bawah Panji Biru

  • Whatsapp
Share Button

Kefamenanu, seputar-ntt.com – Siang yang panas di Kota Kefamenanu terasa menusuk kulit pada Rabu, 23 September 2020. Hari itu suasana di halaman KPUD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) nampak sepi-sepi saja. Padahal, hari itu KPUD sedang melakukan Pleno Penetapan bagi Calon Bupati dan Wakil Bupati TTU. Di dalam gedung KPUD ada Pasangan Bupati dan Wakil Bupati TTU, Kristiana Muki, S.Pd.,MSi dan Yosep Tanu, S.STP.,M.Si. Mereka sedang mengikuti penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati. Sekalipun wilayah TTU masih sona hijau Pandemi Covid-19 namun KPUD TTU melakukan penetapan Calon tidak secara serentak untuk para calon tapi dilakukan secara bergilir.

Tepat Pukul 12 : 01 WITA, Kristiana Muki dan Yosep Tanu keluar dari gedung KPUD. Sejumlah awak media yang berada di KPUD nampak berdiri saja. Tidak ada upaya untuk melakukan wawancara maupun doorstop terhadap calon bupati dan wakil bupati yang baru keluar. Kristiana Muki dan Yosep Tanu juga langsung menuju mobil yang sudah menunggu mereka di depan jalan. Mereka hanya datang dengan dua buah mobil, tidak ada mobil pengiring dari pendukung maupun kerabat. Di mobil Kristiana Muki hanya Kristiana dan sopir. Demikian juga dengan mobil Yosep Tanu. Mobil Kristiana dikemudikan sendiri oleh anak sulungnya yang bernama Rio. Dia yang mewakili keluarga mendampingi sang ibunda di KPUD sekaligus sebagai Sopir. Dua mobil  tersebut kemudian melaju menuju kediaman Kristiana Muki di Kilo 5.  Sejumlah awak media dari Kupang kemudian mengikuti dari belakang untuk melakukan wawancara dengan Krstiana Muki dan Yosep Tanu yang dikenal dengan Paket Sehati ini.

Diawal wawancara, Kristiana Muki menjelaskan bagimana dia harus mengambil tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di bawah panji biru. Pilkada di daerah yang akrab disebut Bumi Biinmafo itu memang sangat menarik. Bagimana Tidak, Kristiana Muki dan Yospeh Tanu hanya diusung oleh Partai Nasdem sendiri. Dibawah Kendali suaminya Ray Fernandes sebagai Ketua DPW Nasdem NTT, Partai Besutan Surya Paloh ini begitu moncer di TTU. Bagimana tidak, pada Pemilu kali lalu Partai Nasdem meraup 8 kursi di Lembaga DPRD TTU dan menjadikan mereka sebagai pemegang palu di rumah rakyat. Warna merah yang selama ini menguasai TTU tiba-tiba kembali berubah menjadi Biru dibawah Komando Ray Fernandes. Dengan percaya diri, Nasdem mengusung calon tanpa dukungan partai lain. Tidak bisa dipungkiri juga bahwa Pilkada TTU adalah pertarungan Ray Fernandes menjaga panji biru tetap berkibar di langit Timor Tengah Utara.

“Keputusan untuk saya harus maju sebagai Calon Bupati di TTU bersama Pak Yosep Tanu adalah sebuah pergumulan yang sangat berat. Tidak sedikit kata-kata yang dilontarkan kepada saya yang kadang membuat hati nelangsa. Saya dituding rakus jabatan, melakukan praktek dinasti di TTU dan lain sebagainya. Kenapa saya akhirnya maju karena keputusan partai yang bulat untuk saya yang harus bertarung di Pilkada TTU. Kalau mau jujur, saya sudah merasa nyaman bekerja melayani rakyat sebagai DPR RI. Disana saya bisa menjangkau lebih banyak masyarakat tidak hanya satu kabupaten, tapi seluruh NTT bahkan Indonesia. Tapi karena itu adalah keputusan partai dan saya sebagai kader wajib mengamankan maka tidak ada ruang dan pilihan lain selain saya harus menjalankan amanat partai. Diatas semua itu saya mendengar hati kecil saya lalu mengambil keputusan. Saya datang melayani masyarakat, untuk itu maka saya harus masuk dalam sistem untuk menciptakan regulasi-regulasi yang pada akhirnya bisa menjawab kebutuhan masyarakat TTU ” ungkap Kritina.

Sebagai satu-satunya kader perempuan yang bertarung di TTU, Kristiana Muki bukan tidak memiliki konsep. Sebagai ibu yang membesarkan beberapa anak dia melihat langsung kepada perut masyarakat. Dia ingin masyarakat di TTU tidak boleh tidur dalam kondisi lapar. Seorang pemimpin perempuan kata Kristiana, tidak boleh tenang dalam tidur yang lelap di balik hangatnya selimut, tapi harus merasa terganggu hatinya jika masih ada masyarakat yang tidur dengan perut kosong apalagi di rumah yang tidak layak. Dia juga ingin agar anak-anak di Bumi Biinmafo memiliki pendidikan yang memadai sehingga bisa bertarung dengan berbagai kompetensi untuk hidup yang lebih layak. Generasi di TTU kata Kristina harus disiapkan secara baik dari sisi pendidikan dan kompetansi sehingga mereka layaknya anak panah yang melesat menuju sasaran yang diinginkan. Kristiana menambahkan, generasi muda di tangan pemimpin yang baik, seperti anak panah ditangan seorang pemanah yang mampu membidik sesuai  sasaran. Kristina juga ingin supaya masyarakat di TTU hidup dalam keadaan yang sehat dan ditunjang dengan fasilitas yang memadai.

“Sebagai sosok perempuan saya mau agar masyarakat di TTU tidak saja memiliki pakaian yang cukup, tapi harus memastikan makan mereka cukup, pendidikan mereka memadai serta kesehatan mereka terlindungi dengan baik. Semua itu sudah kami rumuskan dalam berbagai program kerja yang menyentuh langsung kepada bagimana melakukan pemenuhan terhadap sandang, pangan, pendidikan maupun kesehatan masyarakat. Kami juga ingin memperkenalkan hal-hal yang positif yang ada di TTU seperti kita mengangkat potensi pariwisata yang ada di TTU yang saat ini perlu kita tata secara baik sehingga memberi dampak tidak saja bagi PAD tapi juga menjadi lahan hidup dan rantai bisnis bagi masyarakat sekitar lokasi wisata. Saya mau tegaskan bahwa kami sudah siap dengan berbagai program jika masyarakat TTU memberi kami mandat untuk memimpin daerah ini. Banyak juga yang mengatakan kami tidak punya konsep apa-apa dan hanya mengikuti apa yang dilakukan oleh Pemerintah saat ini dimana suami saya sebagai bupati. Sekali lagi saya tegaskan, kami datang dengan visi dan misi yang jelas,” ujar Kristiana Muki yang didampingi sang Calon Wakil Bupati Yosep Tanu.

Kristiana Muki juga tidak sungkan mengakui bahwa Pemerintahan di TTU saat sudah berjalan dengan baik dan berbuat bagi masyarakat. Walaupun demikian sebagai manusia dalam menjalankan sebuah amanah yang diberikan tentu ada plus minus yang terjadi. Untuk itu dirinya bersama Yosep Tanu tidak segan untuk melanjutkan program-program yang sudah berjalan dan menyentuh langsung masyarakat. “Program yang sudah baik kita pertahankan, yang masih kurang kita tingkatkan. Misalnya Program Berarti atau Bedah Rumah Layak Huni yang sudah dilakukan, tentu kita akan pertahankan dan kita tingkatkan lagi. Kedepan kita akan fokus pada pemanfaatan lahan kering yang ada di TTU supaya bagimana petani bisa hidup berkelompok dan kita dorong supaya mereka bisa membuat pupuk organik untuk lahan-lahan yang akan diolah,” ungkap Kristiana Muki.

Ditanya bagimana dia membagi waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan waktu melayani suami dan anak anak, Kristiana Muki mengatakan, dirinya bersyukur mendapatkan suami dan anak-anak yang pengertian dan mandiri. Oleh karena itu sejak terjun di dunia politik, dia akan berusaha melakukan komunikasi baik dengan suami maupun anak-anak dalam waktu dan kondisi apapun. “Saya punya suami ini sangat luar biasa. Dia bisa menjadi ayah sekaligus menjadi ibu ketika saya tidak ada di rumah. Dia bisa bekerja di dapur, bisa kerja di kebun. Pak Ray itu adalah pekerja sehingga dia bisa melakukan hal-hal yang juga harusnya menjadi pekerjaan seorang perempuan. Jadi saya mau kemana saja dalam waktu yang mungkin lama, tidak masalah dan mereka juga tidak mengeluh. Intinya kita akan selalu berkomunikasi apakah itu hanya WA, atau telpon hingga video call. Saat saya kemarin di DPR RI mereka saya tinggal hingga 8 bulan, tapi mereka bisa hidup seperti layaknya saya ada di rumah. Anak-anak juga bisa mandiri mengurus makan minum mereka. Jadi saya bersyukur kepada Tuhan bisa berada dalam keluarga seperti ini,” tutup Kristiana Muki.

Untuk diketahui, Pasangan Calon Bupati TTU Kristiana Muki dan Calon Wakil Bupati TTU, Yosep Tanu mendapatkan nomer urut 1 di Pilkada TTU yang akan digelar pada tanggal 9 desember 2020 mendatang. Pasangan Calon yang dikenal dengan Paket Sehati ini memiliki Tagline “Kita Sehati Untuk Biinmafo Maju dan Beradab”. (joey rihi ga)

baca juga https://www.seputar-ntt.com/sambal-tomat-di-meja-makan-kristiana-muki/

https://www.seputar-ntt.com/nomor-urut-1-untuk-kristiana-muki-yoseph-tanu-di-pilkada-ttu/

Komentar Anda?

Related posts