Pertama di Alor, “Pasti Pas” Jadi Konsep SPBU Angfengmale

  • Whatsapp
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Dalam rangka mendukung salah satu program “Pertamina Way”, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Afengmale yang berada di Desa Teluk Kenari Kecamatan Teluk Mutiara menggunakan konsep “Pasti Pas”.

Penggunaan konsep “Pasti Pas” ini merupakan yang pertama di Kabupaten Alor. Tujuannya, untuk menjamin serta meningkatkan kepercayaan konsumen akan minyak yang sesuai takaran.

Selain “Pasti Pas”, SPBU ini juga akan buka dan melayani konsumen selama 24 jam nantinya.

Hal ini disampaikan pemilik SPBU Afengmale, H. Bram Bani kepada media disela pelaksanaan tera oleh UPTD Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kabupaten Alor, Rabu, 27/12/2023 pagi.

“Kita berupaya memberikan pelayanan yang terbaik tanpa harus merugikan konsumen dan masyarakat Alor secara menyeluruh. Jadi kami ingin yang pasti-pasti saja tanpa ada permainan karena ada pengawasan dan pantauan dari pihak independen,” kata Bram.

Direktur PT Alor Jaya ini juga mengatakan, untuk mendukung konsep ini, pihaknya menyiapkan berbagai infrastruktur penunjang lainnya seperti, ATM, mini market, mushollah hingga cafe.

“Segala sarana prasarana hingga keamanan dan kenyamanan sudah dipersiapkan dengan kami merekrut putra-putri terbaik Alor,” tambahnya.

Bram mengungkapkan, jenis bahan bakar yang disiapkan SPBU Afengmale diantaranya, pertamax, pertalite, bio solar dan dexlite.

“Disini ada 4 tengki pendam berkapasitas 30, 30, 20, 20 dilengkapi 12 nosel. Kami juga akan melayani BBM bersubsidi dengan memprioritaskan yang punya barcode nya saja agar tepat sasaran. Kalau non subsidi itu kita open, kapan mau mengambilnya disilahkan saja,” sambungnya.

Lebih lanjut, pria asal Dulolong yang berprofesi sebagai pengacara ini menyebut, lonching SPBU Afengmale dijadwalkan dalam waktu dekat oleh Menteri BUMN Erick Thohir.

“Seluruh masyarakat Afengmale sangat mendukung. Untuk itu saya berharap, dengan kehadiran SPBU bisa meningkatkan ekonomi warga disini dan sekitarnya,” harap H. Bram Bani.

Sementara Kadis Perdagangan Alor, Alyos Wakano memberikan apresiasi dan dukungan atas hadirnya SPBU Afengmale ini.

“Ini merupakan SPBU keenam di Alor. Untuk itu kami berharap, kehadirannya bisa membantu masyarakat di wilayah sekitar dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar,” ujarnya singkat.

Ditempat yang sama, Nurhidayah Koho selaku Kepala UPTD Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kabupaten Alor menyampaikan, pihaknya sementara melakukan tera terhadap dispenser sejak kemarin (26/12).

“Hari ini adalah hari kedua. Ada 12 nosel yang siap melayani BBM jenis bio solar, pertamax, pertalite dan dexlite,” kata Nur Koho.

Menurutnya, kehadiran pihaknya ini untuk menjamin kebenaran pengaturan pada penjualan BBM di SPBU Afengmale.

“Di tera ini kami menggunakan bejana 20 liter dengan selisih minimum per 20 liter adalah 40 mili liter. Itu takaran, aturan “Pasti Pas” dari PPH Migas. Secara aturan meterologi ini juga sudah sesuai dengan UU Nomor 2 tahun 1981 tentang meterologi legal,” tandasnya.

Diakhir penyampaiannya, Nurhidayah kembali menyampaikan, setelah SPBU di tera dan di tera ulang maka SPBU sudah “Pasti Pas” dalam melayani masyarakat. (Pepenk)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar Anda?

Related posts