Kementerian Koperasi Bantu Pembangunan Pasar Di Kabupaten Kupang

  • Whatsapp

Oelamasi, seputar-ntt.com – Kementerian Koperasi RI tahun anggaran 2013 lalu mengucurkan anggaran sebesar RP1,8 miliar untuk pembangunan 2 Pasar di wilayah Kabupaten Kupang.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kupang, Johanis Munah kepada wartawan di Oelamasi, Senin (14/4/2014) mengatakan, pihaknya selama tahun anggaran 2013 lalu membangun 2 Pasar yakni Pasar Oesao dan Pasar Nekamese yang dananya berasal dari Kementerian Koperasi RI.

Menurut dia, Kementerian Koperasi membantu pembangunan Pasar Oesao dengan dana sebesar Rp900 juta dan Pasar Nekamese Rp900 juta sehingga total anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan kedua pasar tersebut nilainya Rp1,8 miliar.

Dijelaskan, pembangunan di Pasar Oesao telah rampung 100 persen sementara Pasar Nekamese masih tersisa 5 persen. Sebab hingga saat ini pemasangan rolling door di Pasar Nekamese belum selesai dilakukan. Hal ini karena rolling door yang mau dipasang didatangkan dari Surabaya. Dari 18 rolling door yang dipesan, saat ini baru tiba 5 sedangkan 13 lainnya baru akan dikirim setelah pemilihan umum legislative.

“Total rolling door yang mau dipasang ada 18 dan sekarang sudah ada 5 sehingga kita masih tunggu yang 13 lagi dari Surabaya,” kata Munah di Kantornya.

Ditambahkan, hujan deras yang terjadi Februari dan awal Maret lalu membuat pekerjaan pembangunan di Pasar Nekamese tidak dapat dilakukan. Sebab hujan yang terjadi membuat jalan menuju Pasar Nekamese tidak dapat dilalui kendaraan berat.

Akibatnya, pembangunan disana harus menunggu hingga jalan kearah pasar tersebut bisa dilalui kendaraan bertonase besar. Jika sudah dapat dilalui maka dirinya yakin pemasangan rolling door di Pasar Nekamese bisa segera dilakukan dan jika rolling door telah terpasang semuanya maka pembangunan Pasar Nekamese juga akan rampung seluruhnya.

“Pembangunan fisiknya sudah selesai, tinggal rolling yang pengadaannya dari Surabaya sehingga kita masih menunggu. Ada 18 rolling door, sudah tiba 5 rolling door sehingga tinggal 13 dan katanya setelah Pemilu baru bisa didatangkan. Kalau itu dipasang berarti sudah selesai 100 persen,” terang Munah lagi.

Disinggung soal bantuan di tahun 2014 ini, Munah mengatakan, saat ini pihaknya masih terus membangun komunikasi dengan Kementerian Koperasi dan Kementerian Daerah Tertinggal. Sudah ada signal bahwa dalam konteks pembangunan daerah perbatasan maka Kabupaten Kupang akan mendapat bantuan pembangunan Pasar di Naikliu.

Ini karena wilayah Naikliu merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste. Selain itu, jika komunikasi berjalan baik maka pihak Kementerian juga akan membantu pembanguna Pasar di Desa Oeteta dan Semau Selatan.

“Dinas Koperasi Kabupaten Kupang hanyalah melakukan lobi-lobi ke Kementerian dan jika ini berhasil maka kita akan dapat bantuan pembangunan Pasar lagi di Naikliu. Itu konteksnya perbatasan. Kemudian ada 2 lagi yaitu 1 di Oeteta dan 1 di Semau Selatan. Tapi ini kita masih bangun komunikasi dengan Kementerian Koperasi dan Kementerian Daerah Tertinggal,” pungkas Munah. (sho)

Komentar Anda?

Related posts