Dua Terduga Pelaku Pemerkosaan di GOR Batunirwala Ditangkap Tim Satreskim Polres Alor di Kupang

  • Whatsapp
Share Button

Kalabahi, seputar-ntt.com – Dua terduga pelaku pemerkosaan terhadap RM (23) di Gor Batunirwala wilayah Desa Petleng Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor (8/10) lalu akhirnya ditangkap Tim Satreskrim Polres Alor di Kupang.

Keduanya berinisial HM dan VP telah dibawa dari Kupang menuju Alor menggunakan KM Awu, tiba di Pelabuhan Kalabahi, Kamis, 27/10/2022 malam dan langsung dibawa ke Mapolres Alor untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Alor, AKBP Ari Satmoko, SH, S.I.K, MM melalui Kasatreskrim, IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos saat dihubungi media mengatakan, penangkapan dua terduga pelaku yang di kompleks kos-kosan Jalan Komodo. Kelurahan Oesapa Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, sekitar Pukul 21.00 Wita, Sabtu, 23/10/2022 lalu.

“Setelah diamankan, keduanya dibawa Mapolsek Maulafa guna dimintai keterangan. Hasil interogasi mereka berdua mengakui perbuatannya sesuai keterangan korban,” ungkap Jems.

Menurut Kasatreskrim, upaya penangkapan kedua terduga pelaku ini dilakukan selama 3 hari oleh dirinya bersama Kanit Buser, BRIPKA Putu Okid Yusafiadi, BRIPTU Dion Ana, BRIPTU, Yohan Logo.

“Dalam penangkapan tersebut, para pelaku hendak melarikan diri, namun anggota lebih sigap dan berhasil melumpuhkan keduanya,” ujarnya.

Terhadap terduga pelaku kata Jems Mbau, keduanya dijerat pasal 285 KUHPidana Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 Tahun penjara.

Dalam pemberitaan sebelumnya, peristiwa inj bermula pada Sabtu, 08 Oktober 2022, sekitar pukul 23.20 wita saat korban dan pacarnya sedang duduk di taman depan GOR Batuniwala.

Tiba-tiba dua orang pelaku datang menghampiri lalu salah satunya  menarik korban pergi ke dalam GOR sambil berkata kepada korban “lu ikut ko saya bunuh lu”. Sementara satu orang pelaku lainnya mengikuti dari belakang sampai di tribun GOR.

Korban berteriak dan pelaku berkata “lu bateriak saya bunuh lu”. kedua terduga pelaku ini pun kemudian memperkosa korban secara bergantian.

Saat melalukan aksi bejadnya tersebut, satu terduga pelaku memakai topeng, sementara satunya lagi memakai masker sehingga korban tidak mengenali wajah para pelaku. (*Pepenk)

Komentar Anda?

Related posts