Berpulang Saat Rakorda, Ini Permintaan Terakhir Kader Nasdem

  • Whatsapp

Maumere,seputar-ntt.com – Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Partai Nasdem Kabupaten Sikka, Selasa (28/2/2017) di Aula Mardi Wiyata menegang pasalnya Ketua DPC Nasdem Kecamatan Lela, Aurelius Deby Parera jatuh di podium kehormatan saat membacakan laporan pertanggungjawabannya.

Melihat Aurelius terjatuh, beberapa kader lainnya langsung lari untuk memberi pertolongan dan membopong Aurelius menuju mobil untuk dilarikan ke Rumah Sakit. Di Ruang UGD, Aurelius dipastikan meninggal dunia. Menurut dokter yang bertugas saat itu, dr. Mei Indradewi, Aurelius meninggal karena jantungan dan kemungkinan saat dalam perjalanan ke Rumah Sakit nyawanya sudah tidak tertolong.

Disaksikan wartawan, saat maju ke podium untuk membacakan laporan pertanggungjawabannya, almarhum tampak tenang dan beberapa kali menarik napas dalam-dalam. Bahkan almarhum sempat mengecek mic yang ada di podium beberapa kali padahal micnya masih dalam keadaan baik.

Bupati Sikka, Drs. Yoseph Ansar Rera yang ditemui wartawan di sela-sela Rakorda menegaskan Partai Nasdem turut berbela sungkawa atas kepergian salah satu kader terbaik Partai Nasdem.

“Almarhum meninggal saat menjalani tugas partai karena itu seluruh biaya mulai dari Rumah Sakit hingga penguburan dan acara malam keempat menjadi tanggungan partai. Tadi saya juga sudah bertemu istri dan anaknya di Rumah sakit dan sampaikan ucapan duka cita.

Senada dengan Bupati Ansar, Ketua DPP Partai Nasdem, Jhony Plate mengungkapkan duka  mendalam atas kepergian salah satu kader Partai. Menurutnya kepergian Almarhum di tengah Rakorda merupakan satu spirit bagi Nasdem Sikka untuk terus berkembang.

“Mewakili Dewan Pembina dan seluruh pengurus Pusat Partai Nasdem saya ucapkan belasungkawa mendalam atas kepergian sukma terbaik rakyat Sikka. Ini akan menjadi semangat partai Nasdem untuk terus berkembang di Sikka. Sebentar kami akan langsung ke rumah duka,” ujar Jhony.

Sempat Berguyon dan Mengeluh Lelah

Anggota DPRD Sikka Fraksi Nasdem, Alex Agato menuturkan sebelum Rakorda dimulai almarhum sempat membuat guyonan sehingga beberapa kader lainnya ikut tertawa. Menurut Alex, almarhum dikenal sebagai orang yang dapat memecah kepenatan dengan guyonan-guyonannya.

“Tadi pagi kami sempat omong-omong dan dia buat guyonan. Setelah itu dia minta saya beli rokok untuknya. Saya belikan rokok untuk dia walau saya tahu beliau tidak merokok,” sambung Alex.

Salah satu sahabat almarhum, Mans mengatakan almarhum adalah mantan sopir pribadi Camat Lela dan sudah meminta diri untuk pensiun karena mengeluh sakit.

“Almarhum bilang ke saya dia sudah sakit-sakit dan lelah. Saya juga kaget dengar kalau beliau jatuh dan langsung meninggal padahal tadi pagi kami masih ketemu dan cerita-cerita,” tutur Mans.(chs)

Komentar Anda?

Related posts