Berbagai Lomba Warnai HKN Kabupaten Kupang

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.comPeringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Kabupaten Kupang Provinsi NTT dimeriahkan dengan berbagai perlombaan seperti lomba pidato antar siswa tingkat SD dengan thema Sekolah Sehat. Kemudian lomba mewarnai, lomba Gigi Sehat hingga lomba sekolah sehat tingkat Kabupaten Kupang.

Perlombaan ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kupang bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kupang dan World Food Programme serta didukung sejumlah donator diantaranya Bank NTT dan PT Unilever Tbk.

Kegiatan ini dibuka Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NTT, Min Hajul Ngabidin, Kamis (12/11/2015).

Dalam sambutannya Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan menyampaikan  apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan lomba sekolah sehat ini. Lomba sekolah sehat akan memberikan pengaruh besar terhadap meningkatnya derajat kesehatan setiap peserta didik, warga sekolah dan masyarakat sehingga berpengaruh secara signifikan terhadap mutu pendidikan.

Dijelaskan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh dua hal yakni pendidikan dan kesehatan. Kedua variable tersebut terdapat korelasi yang saling mempengaruhi yang sangat kuat. Karena itu pembangunan pendidikan harus seiring dengan pembangunan kesehatan dan sekolah sebagai institusi pendidikan, kata dia, harus diupayakan menjadi tempat yang representative untuk tumbuhnya kesadaran buadaya hidup bersih dan sehat. Hal ini penting karena jumlah anak usia sekolah cukup tinggi yakni 32 % dari jumlah penduduk Indonesia.

Sebelumnya Bupati Kupang, Ayub Titu Eki dalam sekapur sirihnya mengucapkan terima kasih kepada TP PKK yang telah berupaya menyelenggarakan kegiatan ini, Walaupun sebelumnya acara ini tidak direncanakan dan tidak dianggarkan lewat SKPD terkait. Untuk itu Titu Eki berharap kegiatan seperti ini dapat berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Kegiatan seperti ini akan memotivasi guru dan siswa menjadikan sekolahnya sehat. Untuk itu kedepannya harus terus didorong tidak hanya menjadi sekolah yang sehat dan cerdas saja tapi juga menjadi sekolah yang mandiri. Jika pada tahaun ini ada 40 SD yang mengikuti kegiatan ini maka diharapkan pada tahun 2016 mendatang setidaknya  177 sekolah mengikuti program ini dan pada tahun 2017 semua sekolah sudah harus mengikuti kegiatan ini,” kata Titu Eki.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, Titu Eki mengaku akan mengarahkan desa-desa untuk mendukung program tersebut serta meminta bantuan dana CSR dari BUMN/BUMD dan perusahaan-perusahaan.

Titu Eki mengapresiasi bagi para kepala sekolah yang telah bekerja keras dan membuat sekolahnya menjadi sukses dengan mendukung untuk mengusulkan kenaikan pangkat istimewa bagi kepala sekolah tersebut. Sedangkan bagi kepala sekolah yang malas bupati menyebut akan mencopot jabatan kepala sekolah yang bersangkutan.

Ketua Panitia yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Kupang, Christina Titu Eki dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk pembelajaran anak di sekolah, melestarikan lingkungan dan mendukung gerakan Tanam Paksa Paksa Tanam.

“Sekolah sehat terdiri dari  adanya kantin sekolah yang sehat, adanya koperasi sekolah dan adanya kebun sekolah yang didukung pula oleh UKS, UKGS dan dokter kecil. Selain itu yang menjadi penilaian sekolah sehat adalah adanya toilet yang bersih dan ditiap kelas ada tempat untuk cuci tangan,” jelas Christina. (sho)

===========================================================

Caption Foto : Ketua TP PKK Kabupaten Kupang, Christina Titu Eki sedang memberikan piala bagi para pemenang lomba

Komentar Anda?

Related posts