Tiga Sumur Bor Milik PDAM Kota Kupang Sudah Dioperasikan

  • Whatsapp

Kupang, seputar-ntt.com – Tiga sumber air bawah tanah yakni Sumur Bor yang menjadi andalan PDAM Kota Kupang di tiga wilayah yang sempat ditutup akibat kemarau yang terjadi pada bulan November 2016  kini sudah dioperasikan.

“Dengan intensitas hujan yang yang cukup tinggi pada beberapa waktu lalu mengakibatkan tiga sumber air sumur bor di wilayah Fontein, Nun Baun Sabu dan Alak debitnya air hampir kering akibat kemarau kini sudah diaktifkan kembali,” kata Direktur PDAM Kota Kupang,Noldy Mumu kepada wartawan di kantornya, Jumat (17/2/2017).

Dia berharap agar dengan intensitas hujan yang terjadi, semua unit produksi air baku bawah tanah yang berjumlah 15 unit kini debit  airnya sudah naik hingga 80 persen. “Kondisi debit air yang naik ini belum 100 persen, namun dengan kondisi tersebut tentunya tingkat pelayanan akan kebutuhan air bagi konsumen sudah bisa berjalan dengan baik,” kata Noldy.

Anggota komisi II DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek mengatakan, hal ini patut disyukuri karena tahun ini Kota Kupang diberikan berkah dengan curah  hujan yang cukup tinggi yang dampaknya hingga sumber air bawah tanah debitnya mengalami peningkatan.

“Kita patut bersyukur karena dengan intens hujan yang terjadi dapat mengatasi masalah krisis air yang terjadai selama musim kemarau dengan meningkatnya debit air pada sumur bor. Diharapkan pemerintah daerah melalui PDAM  dapat memanfaatkan sumber air yang tersedia untuk dikelolah secara optimal sehingga bisa didistribusi secara baik kepada warga. Dengan demikian bisa mengurangi beban yang selama ini terjadi pada masa krisis air” kata Hurek. (riflan hayon)

Komentar Anda?

Related posts