Pengurus MUI NTT Dikunjungi Panitia Safari Ramadhan 1443 H

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com — Dalam rangka Silaturahmi, Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTT mendapat kunjungan Jurnalis Muslim Kota Kupang, yang tergabung dalam Kepanitiaan Safari Ramadhan 1443 Hijriah.

Kunjungan di Sekertariat MUI NTT, Jumat (1/4/2022) diterima langsung oleh Ketua MUI NTT, Muhammad Wongso dan Wakil Ketua Bidang Advokasi Hukum MUI NTT, H. Anwar Pua Geno serta Ketua LP POM MUI NTT, Khalid K. Munardi.

Dikatakan Ketua MUI NTT, Muhammad Wongso bahwa inisiasi yang dilakukan oleh jurnalis muslim ini merupakan sebuah ibadah.

“Upaya ini mesti didukung, dan diharapkan terus berkolaborasi bersama semua organisasi masyarakat (ormas) yang ada,” tandas Wongso.

Disamping itu, pihaknya berharap agar para jurnalis muslim ini juga bisa membantu untuk memberitakan aktivitas MUI, sehingga silaturahmi yang telah terjalin ini, bisa terjaga dan berkelanjutan.

Sementara itu, salah satu pengurus MUI NTT, H. Anwar Pua Geno dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi, atas inisiatif yang dilakukan oleh para jurnalis muslim di Kota Kupang, menjelang bulan Ramadhan.

“Apa yang dilakukan ini bukan menjual identitas, tapi ingin memberikan sesuatu yang baik untuk bangsa, khususnya NTT,” tegas Pua Geno.

Sebelumnya Panitia Safari Ramadhan, Rusdy Maga menyampaikan, tujuan kehadiran mereka disini, selain bersilaturahmi dan audiens ketua dan pengurus MUI NTT, juga untuk meminta dukungan sekaligus arahan, dalam penyelenggaraan kegiatan safari ramadhan yang diadakan para wartawan muslim di Kota Kupang.

“Sesuai rencana, kegiatan ini dimulai pada 11-12 April 2022 berupa pelatihan jurnalis di Asrama Haji, dilanjutkan tanggal 14 April 2022 kegiatan pembagian sembako di Noelbaki, Kabupaten Kupang dan tanggal 23 April 2022 buka puasa bersama bertempat di Resto Celebes,” urainya

Untuk itu pihaknya berharap, kegiatan ini bisa didukung MUI NTT, agar bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Untuk pelatihan dasar jurnalistik, pesertanya adalah remaja-remaja masjid. Karena kita berharap segala aktivitas di tingkat masjid bisa dipublikasikan,” papar Rusdy Maga. (*/joey)

Komentar Anda?

Related posts