Mebel di Waikomo City Terbakar, Kerugian Hampir 1 M

  • Whatsapp
Share Button

Lewoleba, seputarntt.com – Sebuah Bengkel Mebel peti jenazah milik Borgias Resing (40) warga Waikomo, atau lebih trend dikenal publik Lembata dengan nama Waikomo City, di Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan, Lembata, Jumat Dinia hari (15/04/2016), sekitar Pkl.02.00 Wita, ludes dilalap si jago merah. Kebakaran ini belum diketahui penyebabnya, sementara Kerugian diperkirakan hampir mencapai 1 Milliard rupiah.

Korban dan istri baru tahu kalau mebelnya sedang terbakar ketika Ibu Kandungnya, Aloisa Bota yang tinggal persis dibelakang mebel, berteriak membangunkan korban sekitar Pkl. 01.40 Wita. Mendengar teriakan Ibu kandungnya, Borgias yang tinggal diseberang jalan, sekitar 30 meter dari dari lokasi kebakaran langsung kelang kabut, bangun dan berlari menuruni tangga rumah dari lantai dua, hingga kakinya terpeleset.

Namun, upaya borgias untuk mengatasi kebakaran ini sudah terlambat karena kebakaran begitu cepat dan lidah api sudah menjalar hampir ke seluruh sudut mebel, hingga di atap. “Saya terlambat, apalagi saat saya mendengar ibu saya berteriak, saya langsung kelang kabut dan lari dari latai II hingga kaki saya terpeleset, sehingga bingung mau buat bagaimana. Saya datang lidah api sudah sampai ke atap”, Ujar Borgias.

Menurut Borgias, didalam mebel yang terbakar tersebut terdapat sekitar 20 kubik kayu papan, mesin 9 buah yang terdiri dari mesin disel, mesin bubut, mesin skap dan mesin belah. Selain itu terdapat peti jadi 12 buah yang belum finishing dan 72 peti jenazah yang sudah finishing yang siap diantar ke Adonara, kabupaten Flores Timur untuk dipasarkan. Sementara harga pasaran per satuan berkisar dari 3 hingga 5 juta rupiah.

Terhadap kejadian ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten Lembata baru mengambil keterangan terkait dengan kerugian terhadap korban, pagi tadi sekitar Pkl.08.30 wita. Sedangkan dari pihak kepolisian, belum melakukan olah TKP dan penyelidikan guna mengetahui penyebab kebakaran. (broin tolok)

Komentar Anda?

Related posts