Terima Pinjaman Daerah Rp 150 Miliar Dari Bank NTT, Bupati Ende Siap Bangun Jalan Menuju Destinasi Wisata

  • Whatsapp
Share Button

Labuan Bajo, seputar-ntt.com – Bupati Ende, Djafar Achmad berkomitmen menggunakan dana pinjaman daerah senilai Rp 150 miliar dari Bank NTT untuk pembangunan pariwisata, termasuk infrastruktur jalan ke destinasi pariwisata.

Untuk infrastruktur jalan, akan dialokasi 60 persen dari total dana pinjaman daerah yang diterima tersebut. Dia optimistis dengan dana pinjaman daerah itu, nantinya pariwisata Ende akan berkembang pesat. “Kita ingin Ende itu pariwisata harus jalan, karena itu daerah Pancasila, sehingga kita fokus juga ke pariwisata sejarah,” tegas Bupati Ende.

Bupati Djafar mengapresiasi Bank NTT yang telah memberikan pinjaman daerah ke Pemda Kabupaten Ende sebesar Rp 150 miliar. “Bank NTT sangat luar biasa. Ini baru betul-betul bank milik daerah. Dia betul memperhatikan dan mendorong, bagaimana meyakini Menteri Keuangan, dan meyakini Mendagri. Saya salut Bank NTT,” ungkap Djafar.

Dengan adanya pinjaman daerah, Bupati Djafar berkomiten dengan berbagai strategi untuk menggenjot pendapatan asli daerah, akan mampu melakukan pengembalian pinjaman tersebut. “Dengan PAD yang ada, saya yakin dapat mengembalikan dalam tiga tahun,” tandas Djafar.

Terkait penyertaan modal ke Bank NTT, Bupati Djafar menjelaskan, Pemda Ende setiap tahun menyertakan dana sebesar Rp 5 miliar. “Kita sudah diisyaratkan menjadi Bank Devisa nanti pada tahun 2024. Untuk itu, setiap kabupaten sudah harus memenuhi kuotanya masing-masing. Itu tidak usah ragi lagi. Ende setiap tahun Rp 5 miliar, bila perlu tahun depan kita tingkatkan lagi,” jelas orang nomor satu di Pemkab Ende itu.

Diberitakan sebelumnya, PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD NTT) atau Bank NTT melakukan penandatanganan perjanjian kredit pinjaman daerah dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ende.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama Bank NTT Harry Alexander Riwu Kaho dengan Bupati Ende Djafar Achnad di Kantor Cabang Bank NTT Labuan Bajo,  Selasa (19/4/2022) malam.

Turut menyaksikan penandatangan perjanjian kredit pinjaman daerah sebesar Rp 150 miliar itu, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Petrus Christian Mboeik dan sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemprov NTT.

Gubernur juga didampingi seluruh staf khususnya.

Pada kesempatan itu juga diresmikan Digital Lounge pada Bank NTT Manggarai Barat yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Manggarai Barat didampingi Dirut Bank NTT.

Selanjutnya, gubernur juga berkesempatan mengunjungi stand pameran 24 UMKM binaan Bank NTT.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan sumbangan sarana pemasaran berupa stand atau angkringan untuk UMKM binaan Bank NTT sebanyak 15 unit dengan total dana senilai Rp 150 juta.

“Bank NTT berkomitmen mendukung perkembangan UMKM di NTT khususnya di Labuan Bajo dengan memberikan sumbangan sarana pemasaran berupa stand atau angkringan untuk pameran bagi pelaku UMKM binaan Bank NTT yang tergabung dalam Asosiasi Kelompok Usaha Unitas Mabar (AKUNITAS),” kata Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho.

Adapula penandatanganan kerjasama antara Local Collection Hotel dengan AKUNITAS Manggarai Barat.

Kerja sama itu dimaksudkan untuk menjamin pembelian produk-produk UMKM binaan Bank NTT dan penyediaan produk yang berkualitas UMKM bagi keberlangsungan sebuah usaha dan akses pasar yang luas.

“Bank NTT sebagai represensi dari masyarakat NTT juga berkontribusi dalam upaya percepatan pembangunan wilayah NTT khususnya Kabupaten Ende melalui pembiayaan pinjaman daerah,” kata Alex lagi.

Dengan pembiayaan pinjaman daerah, Alex harapkan seluruh rencana kerja terimplementasi, serta memberikan dampak signifikan bagi kesejahraan masyarakat Kabupaten Ende.

Momentum penandatangan kredit pinjaman daerah antara Pemda Kabupaten Ende dengan Bank NTT sebesar Rp 150 miliar semakin menguatkan tekad dan semangat membangun Kabupaten Ende menuju satu visi, “NTT Bangkit, NTT Sejahtera”. (*)

Komentar Anda?

Related posts