Unggul Perhitungan Cepat, TKD Prabowo Gibran NTT Ajak Masyarakat Rajut Persatuan

  • Whatsapp

Kupang, seputar-ntt.com – Kontestasi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 telah berakhir. Berdasarkan hitung cepat atau quick count, pasangan Prabowo-Gibran unggul 58 persen dari Paslon Anies-Cak Imin dan Ganjar -Mahfud.

Ketua TKD PraGib NTT, Melki Laka Lena mengatakan, Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 sudah berakhir, sehingga ia mengajak seluruh rakyat untuk kembali merajut persatuan antara sesama anak bangsa.

“Proses politik sudah selesai. Untuk itu keterbelahan ini sudah bisa kita akhiri. Mari kita jalin lagi persaudaraan, kekeluargaan dan pertemanan,” ujar Melki Laka Lena, Kamis 15 Februari 2024.

Menurut dia, hasil perolehan suara pasangan Prabowo dan Gibran dari 4.000 TPS sudah mencapai angka 58 persen, dimana angka perolehan suara di NTT mirip angka di tingkat nasional.

“Berdasarkan quick count, sudah 58 persen kemenangan untuk Prabowo dan Gibran,” ungkap Laka Lena.

Dia menjelaskan, metode hitung cepat atau quick count sudah digunakan sejak Pemilu tahun 2004, 2009, 2014 dan tahun 2019 lalu. “Pada intinya metode ini tidak jauh beda dengan hasil real count dari KPU nanti,” jelasnya.

Keunggulan Prabowo-Gibran, kata dia, tidak lepas dari effect Jokowi, karena perpindahan suara di Pilpres 2024 sangat drastis.

“Karena secara nasional maupun daerah, Jokowi effect itu terjadi. Sebab, rakyat percaya bahwa keberlanjutan program Jokowi ada di Prabowo dan Gibran,” ungkapnya.

Selain kekuatan Jokowi, Prabowo dan Gibran, ada juga kekuatan lain dari partai politik yang mengusung pasangan Prabowo dan Gibran.

“Tetapi, yang menjadi faktor kunci dari kemenangan ini adalah kecintaan rakyat terhadap Joko Widodo,” jelasnya.

Melki mengapresiasi seluruh masyarakat yang berbondong bondong ke TPS untuk memberikan suaranya kepada Prabowo dan Gibran.

“Kami sampaikan terima kasih untuk rakyat NTT yang sudah menggunakan hak pilihnya. Meskipun hujan, mereka tetap ke TPS untuk memilih,” tandasnya.

Ketua Dewan Pembina TKD PraGib NTT, Esthon Foenay menyebut seluruh proses dan rangkaian Pemilu 2024 sudah selesai, dan semua berjalan lancar, aman dan damai.

“Jadi mari kita jaga keharmonisan. Karena kami punya prinsip, bahwa dalam politik, kita berkompetisi. Namun di dalam Tuhan, kita bersaudara,” ungkap Esthon.

Menurut dia, tiga pasangan calon yang bertarung di Pilpres 2024 merupakan putra terbaik Indonesia, sehingga tidak perlu ada perpecahan diantara sesama anak bangsa.

“Mereka adalah sahabat kita semua. Jadi mari kita bersatu untuk membangun bangsa ini. Karena bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh,” jelasnya.

Meski hasil quick count sudah menempatkan pasangan Prabowo dan Gibran di angka 58 persen, Esthon mengajak seluruh rakyat untuk menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kami minta seluruh rakyat untuk menunggu hasil yang sah dari KPU. Jadi kita doakan proses perhitungan suara ini dapat berjalan lancar dan aman,” terangnya.

Jika pengumuman resmi dari KPU sama dengan quick count, maka presiden terpilih 2024 merupakan pilihan rakyat Indonesia.

“Jadi kenapa kita harus konflik? Karena Anies dan Ganjar juga saudara kita. Mereka juga putra terbaik bangsa. Mereka hanya berkompetisi, tetapi rakyat yang memilih,” ungkapnya.

Esthon juga menyampaikan selamat dan proficiat untuk pasangan calon Anies-Cak Imin dan Ganjar-Mahfud yang sudah bertarung di Pilpres 2024.

“Selamat dan proficiat. Siapapun yang terpilih nanti, kita harus dukung dan bersama-sama bekerja untuk membangun bangsa dan negara,” tandasnya.(*)

Komentar Anda?

Related posts