Sukses Bangun RS Siloam di Kupang, LIPPO Group akan Jajaki Pulau Flores

  • Whatsapp
banner 468x60
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Setelah sukses membangun Rumah Sakit (RS) Siloam di Kupang yang diresmikan oleh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya dan disaksikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Desember 2014, manajemen PT Lippo Group mengembangkan sayapnya untuk membangun rumah sakit serupa di daratan Flores.

Demikian disampaikan Presiden Direktur Lippo Group, Theo Sambuaga, kepada wartawan di sela- sela acara peresmian RS Siloam di Kupang, Sabtu (20/12/2014).

Theo mengatakan, rumah sakit yang diresmikan ini merupakan rumah sakit ke- 19 dari group Siloam Internasional Hospital. Kehadiran rumah sakit ini ingin memberi kontribusi pelayanan kepada masyarakat secara luas di bidang kesehatan. Karena selain menerima pasien umum, RS Siloam juga menerima pasien peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Rencana ke depan, lanjut Theo, akan mengembangkan sayap ke sejumlah daerah di Provinsi NTT. “Saat ini kita sedang menjajaki untuk bagun rumah sakit serupa di beberapa daerah, seperti Maumere dan Labuan Bajo. Jika semua urusan sudah selesai, langsung bangun rumah sakit,” katanya.

Pada kesempatan itu Theo menerangkan, tenaga dokter yang bekerja di RS Siloam Kupang ini kebanyakan berasal dari dokter lokal yang selama ini mengabdi di NTT. Hanya beberapa saja dokter spesialis didatangkan dari Jawa. Sedangkan tenaga perawat, semuanya berasal dari putera- puteri NTT.

Sementara itu, pemilik Lippo Group, James Riady mengakui, tantangan yang masih dihadapi saat ini adalah minimnya sumber daya manusia (SDM). Ke depan, pihaknya berupaya agar SDM yang disiapkan lebih banyak lagi dan terlatih. Salah satu sumber SDM, baik tenaga dokter maupun perawat adalah perguruan tinggi milik Lippo Group, Universitas Pelita Harapan.

“Diharapkan, setiap tahun Universitas Pelita Harapan mampu menghasilkan tenaga dokter dan perawat terlatih untuk bekerja di RS Siloam yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di NTT,” ungkap James.

Manager Rumah Sakit Internasional Siloam, Chris Ferlita mengatakan, rumah sakit Siloam juga menerima pasien peserta BPJS Kesehatan. Dengan demikian Rumah Sakit Siloam terbuka untuk semua lapisan masyarakat yang ada di NTT.

“Kita sudah kerja sama dengan BPJS Kupang. Kita terapkan pelayanan standar dan tidak ada perbedaan antara pasien BPJS dengan pasien umum,” ungkap Chris.

Ia menerangkan, rumah sakit di Kupang ini memiliki peralatan yang sama dengan rumah sakit Siloam yang ada di beberap wilayah di Indonesia. “Peralatan kita sama, tapi untuk tenaga kesehatan seperti dokter spesialis kita masih menggunakan dokter yang ada di Kupang,” papar Chris.

Ia menambahkan, Rumah sakit Siloam di Kupang hadir dengan kapsitas tempat tidur sebanyak 600 unit. Tapi untuk saat ini, baru 100 tempat tidur yang sudah bisa dipakai. Ke depan, kalau pasiennya banyak maka kapasitas tempat tidur akan ditingkatkan lebih dari 600 unit.(joey)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60