Sejumlah Pejabat Pemprov NTT Masuk Kotak

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Ada yang menarik dari pelantikan pejabat eselon di lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang digelar 31 Desember 2013. Menariknya, sejumlah pejabat yang sebelumnya menempati posisi strategis kini masuk kotak atau tempat “buangan”.

Dari 545 pejabat eselon yang dilantik Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, beberapa pejabat eselon II yang masuk Kotak diantaranya Eduard Gana yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan pengelola perbatasan daerah (BPPD) Eduard Gana digeser ke Badan Arsip Nasional.

Selain itu ada Tinus Tausbele yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Lingkuhan Hidup Daerah digeser sebagai staf ahli. Nasib serupa juga dialami penjabat Bupati Malaka, Herman Naiulu “dikandangkan sebagai Staf Ahli dari jabatan sebelumnya BPMPD.

Hal serupa juga dialami oleh Mikael Fernandez yang menjabat sebagai sekretaris Bapedda digeser sebagai staf ahli. Demikian juga nasib Kepala Pemberdayaan Perempuan Yovita Mitak digeser menjadi staf ahli.

seperti diberitakan sebelumnya, eka-teki tentang mutasi jabatan di Lingkup Pemerintah Provinsi NTT terjawab sudah setelah Gubernur NTT, Frans Lebu Raya melakukan Mutasi pejabat eselon II, III dan IV di Aula El tari Kupang, Selasa 31 Desember 2013. Mutasi di penghujung tahun 2013 ini merupakan mutasi pertama dalam Pemerintahan Frans Lebu Raya dan Beny Litelnoni (Frenly) setelah dilantik.

Beberapa Pejabat eselon II yang mengalami pergeseran diantaranya, Thobias Uly yang menjabat sebagai Kepala kepala BKPMD, dilantik menjadi Kepala Dinas Peternakan NTT menggantikan Samuel Rebo yang dimutasi menjadi Kepala BKPMD. Yovita Mitak yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro pemberdayaan perempuan digeser menjadi staf ahli SDM

Sementara Clemens Meba yang sebelumnya menjadi Kepala Dinas Pendidikan,Pemuda dan Olahraga digeser menjadi Asisten administrasi Pembangunan dan digantikan oleh simon Petrus Manuk.

Bruno Kupok yang sebelumnya menjabat Kepala dinas Perhubungan digeser menjadi Kapala Disperindag menggantikan Fredik Tielman yang menempati posisi baru sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup. Sementara Kepala Dinas Perhubungan diisi oleh Stef Ratoe Oejoe.

Ulbanus Toda yang sebelumnya menjadi Karo keuangan mendapat posisi sebagai Kadispenda menggantikan Emanuel Kara yang digeser menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah. Sementara Filemon Da Lopez yang sebelumnya menjabat sebagai Sekwan DPRD mendapat posisi sebagai Kepala Balai Diklat.

Pejabat eselon II yang tidak mengalami pergeresan adalah Kadis PU Andre W Koreh, Kepala Bappeda Wayan Darmawa, Kadis kesehatan Stef Bria Seran, Kadis Pertambangan Danny Suhady, Kadis Pertanian Yohanes Tay Ruba.

Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, usai pelantikan menegaskan supaya para pejabat yang baru dilantik bisa bekerja secara maksimal sesuai dengan kepercayaan yang diberikan untuk membangun NTT.

“Tidak semua orang senang dengan mutasi ini, tapi harus dilakukan demi pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu saya minta supaya bekerja secara maksimal,”tegasnya.(joe)

Komentar Anda?

Related posts