Rumah Kemasan Diharapkan dapat Membantu Pelaku IKM di NTT

  • Whatsapp
Pesesrta Workshop sertifikasi halal yang hadir secara luring

Kupang, seputar-ntt.com -Sebanyak 50 IKM  (Industri Kecil Menengah) mengikuti workshop yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Rabu 24 April 2024.

Ketua Panitia, Mat Atasoge menjelaskam jika IKM dari Kota Kupang mengikuti secara secara luring. Sedangkan  ASN dari 13 Dinas Kabupaten yang membidangi urusan Perindustrian yaitu Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Flores Timur, Sikka, Ende, Manggarai, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Timur dan Rote Ndao yang mengikuti secara daring.

Menurut Mat, panitia penyelenggara rapat berasal dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT sebanyak 5 (lima) orang. Adapun yang hadir sebagai narasumber kegiatan ini sebanyak 3 (tiga) orang yang berasal dari, Satgas Jaminan Produk Halal Kanwil Kemenag NTT dan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Halal Center Aswaja NU Provinsi NTT.

Plt Kadis Perindag NTT, Gabriel Pakaenoni dalam sambutannya menjelaskan bahwa upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah dalam menumbuhkembangkan industri daerah antara lain.

Pertama, Peningkatan populasi Industri melalui kewirausahaan yang meliputi: calon wirausaha yang memiliki jiwa kewirausahaan, wirausaha yang Inovatif dan sudah mulai merintis usaha.

“Kedua, Peningkatan industri melalui peningkatan daya saing yang meliputi: akses pembiayaan dan sumber bahan baku, fasilitasi teknologi dan sarana prasarana produksi, peningkatan kualitas produk dan keahlian SDM, dan peningkatan akses pasar,” jelas Gabriel.

Ketiga, menurut Gabriel berupa peningkatan sinkronisasi data yang terintegrasi dan menyeluruh yang meliputi: update data industri melalui penerapan SIINAS (Sistem Informasi Industri Nasional).

Gabriel menjelaskan bahwa membangun Rumah Kemasan yang bersumber dari DAK Kementerian Perindustrian dan dijadwalkan akan beroperasi secara penuh pada tahun awal 2025. Hal ini akan sangat membantu pelaku IKM NTT dalam mendesain dan mendapatkan kemasan produk yang menarik, sesuai standar dengan harga yang terjangkau sehingga meningkatkan mutu produknya, meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

“Rumah Kemasan tersebut diharapkan dapat menjawab semua permasalahan yang dihadapi oleh pelaku IKM akan kemasan. Kehadiran Rumah Kemasan seyogyanya dapat dimaksimalkan kemanfaatannya oleh Pemerintah Daerah, Pelaku IKM dan semua stakehoder terkait agar mendorong penumbuhan dan pengembangan Industri yang lebih maksimal,” kata dia.

Sebagai informasi, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan pemahaman bagi IKM Pangan Kota Kupang dan Dinas yang membidangi Perindustrian di Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Flores Timur, Sikka, Ende, Manggarai, Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Kota Kupang tentang sertifikasi halal.

Tujuannya adalah sebagai persiapan awal pelaksanaan kegiatan fasilitas bagi IKM dalam memperoleh sertifikat halal sesuai dengan kebutuhan industrinya agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas hingga ekspor.(jrg)

Komentar Anda?

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *