PLN Resmikan Unit Layanan Pelanggan di Kabupaten Sabu Raijua

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Sejalan dengan transformasi PLN untuk mengimplementasi Strategic Enablers pada aspek Organization & People dengan melakukan perubahan Mindset dan susunan organisasi yang baru sesuai dengan arah perubahan PLN, PT PLN (Persero) pada tanggal 7 Desember 2021, PLN meresmikan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sabu Raijua pada wilayah kerja PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur di bawah koordinasi UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Kupang.

ULP Sabu Raijua hadir untuk melayani sistem kelistrikan di Kabupaten Sabu Raijua yang sebelumnya dikelola oleh ULP Oesao dengan rentang kerja Kabupaten Kupang & Kabupaten Sabu Raijua. Kondisi geografis wilayah kerja antar pulau & ketersediaan modal transportasi penghubung saat ini memberikan tantangan dalam hal koordinasi kinerja & pelayanan.

General Manager PT PLN (Persero) UIW Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko menjelaskan, Sub ULP Sabu Raijua yang sebelumnya dibawah struktur organisasi ULP Oesao, sekarang Sudah meningkat statusnya menjadi Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sabu Raijua. Konsekuensinya jumlah pelanggan harus ditingkatnya lebih dari 20 ribu pelanggan dan penjualan harus digenjot mencapai 15 GWH, ini adalah tantangan untuk kita semua dan juga kerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat. Mohon potensi pelanggan potensial juga diupayakan oleh pemerintah Daerah, dipermudah dalam perijinan investasinya. ULP  itu merupakan ujung tombak, artinya yang langsung berhadapan dengan pelanggan. Dengan peresmian menjadi ULP diharapkan masyarakat Sabu Raijua bisa terlayani lebih lagi.

Saat ini ULP Sabu Raijua mengelola beban puncak sistem 2,28 MW, dengan jumlah gardu terhubung 62 unit, panjang jaringan tegangan menengah sebesar 114 kms, panjang jaringan tegangan rendah sebesar 65 kms, jumlah pelanggan 11.327 di 6 kecamatan dan 58 desa tersebar di Sabu Raijua. Rasio Desa Berlistrik 100%.

Turut berkenan Hadir juga dalam acara tersebut Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke. Dalam kesempatan itu beliau juga memberikan tanggapan yang baik atas Peresmian ULP Sabu Raijua. “Sebagai Beranda Selatan NKRI, kami akan menjaga selalu nama baik NKRI. Kami berharapa PLN juga meningkatkan pelayanan dengan tidak hanya menggunakan Tenaga Diesel namun juga menggunakan Pembangkit Tenaga Surya yang lebih ramah kedepannya seperti di Pulau Raijua, dan juga kami mewakili pemerintah provinsi bersama PLN akan terus bekerjasama untuk mensupport apa yang menjadi kebutuhan PLN terkait investor yang datang dan juga pengembangan pariwisata Di Sabu Raijua guna miningkatkan jumlah pelanggan dan penjualan.” Tutur Nikodemus.

Untuk mewakili PLN Pusat hadir pula Executive Vice Presiden (EVP) HST, Bapak Wisnoe Satrijono yang juga menyampaikan selamat atas diresmikannya ULP Sabu Raijua.

“Selamat untuk ULP Sabu Raijua dan diresmikannya Rumah BUMN di Ende-Bajawa-Sabu Raijua, proses perjuangan menjadikan ULP Sabu Raijua ini diusulkan dari 2018 lalu, namun karena urgensinya lebih ke unit yg lain baru pada kesempatan Transformasi PLN di tahun 2021 ini, ULP Sabu Raijua disetujui dan pada hari ini diresmikan sebagai pelayan kelistrikan di Beranda Selatan NKRI. Dengan Peresmian ULP Sabu Raijua, PLN terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerja pelayanan dan pelaksanaan operasi serta bisnis dan PLN menjadi lebih dekat dan cepat dalam melayani masyarakat khususnya di Sabu Raijua.” Tutup Wisnoe. (*)

Komentar Anda?

Related posts