Pimpin Golkar Kota, Jonas Salean Gelar Rapat Perdana

  • Whatsapp
Share Button

Kupang,seputar-ntt.com – Setelah mendapat pengurusan baru yang diketuai oleh Walikota Kupang, Jonas Salean, Hari ini, selasa (13/4/2016), Pengurus DPD II, Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Kupang, yang baru mulai menggelar rapat perdana yang berlangsung di Sekertariat DPD II Golkar Kota Kupang.

Rapat itu dipimpin Langsung oleh Ketua DPD Terpilih, Jonas Salean beserta 66 nama pengurus baru yang sudah dipilih berdasarkan rembukan pengurus-pengurus DPD II Golkar Lalu. Tampak dalam rapat tersebut, Anggota DPRD Kota Kupang dari Fraksi Golkar, Zeyto Ratuarat, Viktor Halengki Haning, Joseph Jemari Dogon, dan Martihinus (Teny) Medah, minus Tellendmark Daud.

Ketua DPD II Golkar Kota Kupang Terpilih Jonas Salean, dalam pembukaan rapat perdana mengatakan, rapat ini sengaja dilakukan untuk saling bertatap muka para pengurus baru dan lama yang terpilih kembali menjadi badan pengurus baru untuk masa jabatan 2016-2021.

“Saya senang bisa berada disini bersama bapak dan ibu semua. Moment ini mengingatkan saya kembali ketika menjadi pengurus golkar beberapa waktu yang lalu. Saya memilih untuk mengundurkan diri Golkar karena pada saat itu ada regulasi yang melarang PNS tidak boleh berpolitik, dan saat ini saya sudah pensiun dan kembali mengabdi di Partai Golkar,” Kata Jonas

Menurut, Jonas Pasca pengurus terbentuk, sudah ada beberapa hajatan politik yang siap dihadapi oleh partai Golkar. Yang pertama adalah Pilwalkot Kota Kupang, dalam hajatan Partai Golkar menargetkan harus menjadi pemenang. Selain itu hajatan susulan lainya, seperti pilkada Gubernur NTT pada tahun 2018 dan pemilu legilastif. Dalam hajatan pilkada Gubernur nanti pasti ada kader Golkar yang bertarung, dan para kader DPD II diminta harus berjuang maksimal, agar partai Golkar bisa merebut Kursi NTT I. Sedangkan untuk pemilu legislatif nanti, DPD harus berjuang kembali merebut kembali kursi pimpinan DPRD Kota Kupang.

“Dalam pileg nanti, ada kemungkinan kursi DPRD NTT, bertambah menjadi 50 kursi. Selain itu daerah pemilihan juga akan bertambah menjadi 6 dapil, sehingga Golkar minimal harus merebut dua kursi dari masing-masing dapil untuk merebut kembali kekuasaan Golkar di Kota Kupang. Semua pengurus yang ada saat ini harus bekerja keras untuk mewujutkan target partai,” katanya.

Jonas mengatakan, dalam Pileg 2019 nanti, DPD II Golkar tidak akan merekrut kader lain dari luar partai. Semua kader yang ada saat ini bisa didorong menjadi caleg agar niat partai Golkar merebut kembali kursi pimpinan bisa terwujut.

“Anggota-anggota DPRD yang ada saat ini bisa diandalkan. Belum lagi ditambah kader-kader lain. Saya optimis dalam pileg nanti Golkar bisa berhasil. Namun sebelumnya mari bersama-sama memperjuangkan untuk kemenangan partai golkar dalam pilwalkot nanti,” ujar Jonas. (rif)

Komentar Anda?

Related posts