Para Medis RSUD Naibonat Keluhkan Pemadaman Listrik

  • Whatsapp
ilustrasi
banner 468x60
Share Button

Oelamasi, seputar-ntt.com – Kondisi listrik di daerah Naibonat yang kurang stabil sangat mengganggu pelayanan medis kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD Naibonat. Bahkan beberapa kali proses persalinan di rumah sakit milik Pemkab Kupang tersebut harus menggunakan senter akibat padamnya listrik saat proses persalinan sedang berjalan.

Keluhan ini diungkapkan para medis RSUD Naibonat, dr. Ni Ketut Sri Arianti kepada Bupati Kupang, Drs. Ayub Titu Eki,MS,Ph.D saat berkunjung ke rumah sakit tersebut, Jumat (25/4/2014). Kehadiran Bupati Titu Eki bersama rombongan di RSUD Naibonat dalam rangka memonitoring pelayanan kemasyarakatan disana dan menyaring aspirasi petugas medis terkait dengan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kupang.

Dalam kunjungan ini Bupati Titu Eki melakukan tatap muka bersama para petugas medis seperti Dokter, Bidan dan perawat yang selama ini melakukan pelayanan di RSUD tersebut.          Dalam pertemuan tersebut dr. Ni Ketut Sri Arianti, penanggung jawab UGD RSUD Naibonat mengatakan, kondisi listrik di daerah Naibonat yang kurang stabil sangat mengganggu pelayanan medis kepada pasien.

Dokter Ni Ketut mengungkapkan, beberapa kali saat darurat seperti proses persalinan pihaknya terpaksa harus menggunakan senter demi menyelamatkan nyawa ibu yang akan melahirkan. Karena itu, dirinya berharap pelayanan listrik PLN dapat ditingkatkan sehingga tidak menggangu pelayanan medis di RSUD Naibonat.

Sementara itu dr. Ansila Del’Anau mengatakan, dalam sebulan ini jumlah pasien yang melahirkan cukup banyak. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran masyarakat melakukan pemeriksaan dan perawatan kesehatan sehingga mengakibatkan beberapa bayi yang dilahirkan kurang sehat. Bahkan ada yang mengalami keguguran.

Karena itu, dokter Ansila berharap para ibu hamil dapat memeriksakan kesehatan di RSUD Naibonat secara continue dan merawat kesehatan kandungannya dengan makan makanan yang mengandung gizi.

Sedangkan dr. Tiwi mengatakan, beberapa bulan belakangan ini pasien yang dating berobat ke RSUD Naibonat didominasi oleh pasien penderita TBC dan Hipertensi.

Dirinya berharap masyarakat dapat menjaga pola hidup bersih dan sehat mulai dari lingkungan hingga makanan yang dimakan sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit.

Selain itu, dokter Tiwi juga mengharapkan agar masyarakat dapat bersikap waspada dan mengenali penyakit TBC seperti batuk yang terjadi secara terus menerus hingga berminggu-minggu. Selain itu, demam, batuk berdahak hingga berdarah dan nafsu makan menurun.

Jika mengalami gejalan seperti itu maka masyarakat dianjurkan segera memeriksakan dirinya di rumah sakit atau Puskesmas terdekat.

Bupati Titu Eki dalam kesempatan ini berharap semua petugas medis yang berada pada RSUD Naibonat baik dokter, bidan dan perawat dapat melaksanakan tugas dalam melayani masyarakat Kabupaten Kupang dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati dan memberikan pelayanan yang terbaik. Dirinya berharap setiap permasalahan yang dihadapi dapat teratasi demi peningkatan pelayanan masyarakat. (sho)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60