Pakai Sabu, Anggota DPRD NTT Diancam 12 Tahun Penjara

  • Whatsapp
banner 468x60
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – AS, salah atu anggota DPRD NTT dari Partai Gerindra dinyatakan postif menggunakan Narkoba jenis sabu-sabu. Untuk perbuatan haram tersebut, dia diancam 12 tahun tahun penjara.
AS (37) ditangkap oleh tim dari Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah NTT saat mengonsumsi narkoba jenis sabu. AS ditangkap di sebuah hotel di Kupang pada Jumat (23/10/2015).

“Sesuai hasil Urine, AS positif menggunakan sabu. Sementara ini perannya  masih sebagai pengguna,” kata Kapolda NTT, Brigjen Endang Sunjaya yang didampingi Direktur Reserse dan Narkoba NTT, Kombes Kumbul KS, Kabid Humas Polda NTT, AKBP Jules Abraham Abast, saat menggelar konferensi pers di markas Polda NTT, Rabu (28/10/2015).

Menurut Endang, tersangka AS dijerat pasal 114 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena kapasitanya sebagai pemakai narkoba. Selain ancaman penjara maksimal 12 tahun lanjut Sunjaya, AS bakal dikenakan denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar.

Aksi penangkapan bermula ketika AS yang check-in di hotel tersebut, tak menyadari gerak-geriknya telah dipantau polisi. Tak berselang lama, tim Direktorat Reserse Narkoba ke hotel untuk melakukan penggerebekan.

Sebelum melakukan penggeledahan terhadap AS, polisi meminta petugas pengamanan dan sopir hotel, untuk menemani dan juga sekaligus bertindak sebagai saksi. Polisi langsung membawa anggota DPRD itu ke markas Polda NTT untuk proses pemeriksaan.

Dari tangan anggota dewan itu polisi menyita sejumlah alat bukti berupa aluminium foil di meja kamar, satu paket sabu di kantong kiri dan di dompet tersangka, satu pipet di kantong kanan, satu bong alat isap di bawah tempat tidur.

Setelah membekuk Anggota DPRD Nusa Tengara Timur (NTT) berinisial AS, tim Direktorat Reserse dan Narkoba Polda NTT menangkap pemasok sabu untuk AS, yakni FS. Polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil membekuk FS di Jakarta, Senin (26/10/2015).

Sunjaya menjelaskan untuk tersangkal  F alias B, yang berperan sebagai pemasok sabu-sabu dijerat pasal 114 ayat 1 dan pasal 112 ayat 1 serta pasal  127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukumannya minimal 4 tahun dan maksimal seumur hidup.

“Untuk F alias B ini statusnya juga sebagai tersangka karena mengedarkan narkoba. F ditangkap di kamar nomor 702,Hotel Cipta, jalan Pasar Minggu Jakarta selatan oleh tim satgas Direktorat Reserse dan Narkoba dibawah pimpinan AKBP Hotman Damanik. Dari tangan F disita satu paket narkoba jenis sabu beserta satu buah handphone dan pipet,”jelas Sunjaya. (*kompas.com)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60