Masyarakat Sarai Diminta Jaga Situasi Kondusif Jelang Pilkada

  • Whatsapp
banner 468x60
Share Button

Menia, seputar-ntt.com – Dalam rangka menciptakan Pemilukada sabu raijua yang aman dan damai, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memberikan hak pilih pada pesta demokrasi yang akan diselenggarakan 9 desember mendatang, maka Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sabu Raijua (Kesbangpol) menggelar kegiatan DialogPublik yang mengusung thema “Menjaga Situasi Aman, Kondusif Dalam Rangka Mensukseskan Pemilukada Sabu Raijua, Kita Hindari Golput dan Gunakan Hak pilih kita secara Langsung, Umum, Bebas, Rahasia (Luber)” Rabu, (17/11/15).

Kegiatan ini dipandu M. Sihombing, Tim Forkopimda Provinsi NTT juga menghadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sabu Raijua, Ketua Forum Kerukunan antar umat beragama (FKUB) Sabu Raijua untuk menjadi narasumber dalam kegiatan dimaksud.

Ketua FKUB Sabu Raijua Pdt. Karel Lobo, mengatakan Kerukunan dan keamanan di Sabu Raijua dalam menyongsong Pemilukada merupakan tanggungjawab bersama dari semua masyarakat yang cinta kasih sayang dan persaudaraan.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa perbedaan pilihan sudah menjadi bagian dari setiap manusia, namun disamping itu kebersamaan juga merupakan harga mati . Dalam hukum humanis, mengajarkan bahwa manusia tidak bisa hidup tanpa orang lain, sehingga kerukunan dan rasa aman dalam pelaksanaan pemilukada menjadi tanggungjawab setiap masyarakat walaupun ada perbedaan pilihan namun harus tetap satu didalam rasa persaudaraan,” ungkap Karel.

Dia menghimbau, agar seluruh masyarakat Sabu Raijua yang sudah mendapatkan hak pilih untuk menentukan pilihannya pada pemilukada mendatang. Jika seseorang tidak memilih maka orang tersebut tidak mempunyai pemimpin dan dalam konteks kenegaraan menurut Karel, orang yang tidak mempunyai pemimpin tidak layak untuk hidup bersama orang lain.

“Memilih seorang pemimpin merupakan tanggungjawab Iman sebagai warga kerajaan Allah yang hidup di dunia dan melaksanakan hak konstitusional sebagai warga negara,”ungkapnya.

Kepala Kantor Kesbangpol Sabu Raijua John Darius Thome mengatakan, dalam setiap hajatan pemilukada, sudah pasti akan terjadi perbedaan pendapat dan pilihan. Jika perbedaan itu tidak dikelola secara bijaksana maka dapat memicu konflik antar pendukung masing – masing kandidat. “Hal ini akan menciderai demokrasi. Kita yakin bahwa masyarakat Sabu Raijua adalah pemilih cerdas yang mampu menjaga situasi yang kondusif sekalipun berbeda pilihan.

Dia juga menghimbau agar semua masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk memberikan pilihannya, khususnya bagi pemilih pemula yang ada diharapkan untuk benar – benar paham bahwa memilih adalah tanggungjawab sebagai anak bangsa untuk menentukan arah sebuah daerah selama lima tahun kedepan.

“Untuk itu kita sudah melakukan berbagai cara termasuk bekerja sama dengan pihak KPU untuk mengajak seluruh masyarakat supaya mau memilih dan terus mempertahankan situasi yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya.

Sekedar informasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh unsur tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita serta para rohaniwan se kabupaten sabu raijua, yang menurut Jhon, merekalah yang nantinya diharapkan agar dapat meneruskan informasi yang mereka dapatkan dalam dialogh publik tersebut kepada masyarakat, baik itu melalui pengumuman di kantor desa masing – masing, dari mulut ke mulut, hingga mengumumkannya pada tempat – tempat ibadah yang ada di kabupaten Sabu Raijua. (dedy lay doma)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60