Kelurahan Namosain Penunggak Dana PEM Terbesar

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Dari 51 kelurahan di Kota Kupang yang mendapat kucuran Dana Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (PEM) dari pemerintan Kota Kupang, yang disalurkan melalui lembaga di Kelurahan LPM, kelurahan Namosain, merupakan kelurahan penunggak dana PEM terbesar, dengan nominal sebesar Rp. 109 Juta lebih dari total dana sebesar Rp.400 juta yang dihibahkan kepada kelurahan tersebut.

Demikian dikatakan Kepala Badan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (BPEM) Kota Kupang, Felisberto Amaral kepada wartawan di ruangkerjanya, senin (12/4/2016).

Menurutnya, secara keseluruhan, ada beberap kelurahan yang menunggak dana PEM, tapi penunggak terbesar hanya ada pada kelurahan Namosain, sedangkan kelurahan lain yang menunggak dana PEM, namun jumlahnya tidak seberapa.

Dia mengatakan, sejak dana PEM dikucurkan sejak tahun 2013 lalu, berdasarkan keputusan walikota Kupang nomor 15A/KEP/HK/2013, tentang petunjuk pelaksanaan dan penggunaan dana PEM. Pemberian dana PEM telah membawa dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat penerima dana PEM di 51 kelurahan. Selain itu, kebanyakan kelurahan juga menunjukan progress pengelolaan dana yang kinerjanya terus meningkat dari tahun ke tahun. Bahkan ada kelurahan yang sudah 6 kali melakukan pengguliran dana PEM yaitu, kelurahan Bonopoi, Penfui, Fatufeto, dan Oetete.

Meskipun begitu, Kata Amaral, dirinya mengakui masih ada beberapa kelemahan-kelemahan, yang harus diperbaiki dalam penyaluran dana PEM, seperti jumlah dana yang diberikan tidak sebanding dengan jenis dan besaran usaha warga.(riflan hayon)

Komentar Anda?

Related posts