Kekerasan Terhadap Perempuan Seperti Fenomena Gunung Es

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan dan anak merupakan sebuah fenomena gunung es. Jumlah kekerasan yang tercatat belum tentu sama dengan kondisi yang terjadi di lapangan.

Hal ini dikatakan kepala Pusat Pelayanan  Terpadu (PTT)  RS Bhayangkara Kupang,  IPTU dr. Sarah Kastilani,saat membawah materi soal mekanisme penanganan korban kekerasan  di pusat pelayanan terpadu (PPT) RS Bhayangkara Kupang pada acara  pelatihan gender dan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang diselanggarakan oleh Lembaga Rumah Perempuan Kupang, di Hotel Olive Kupang, Selasa (4/3/2014).

Menurutnya , perempuan dan anak termasuk kelompok yang rentan mengalami kekerasan sehingga perlu mendapatkan perlindungan. Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Kupang dan NTT pada umumnya seperti fenomena gunung es, karena kasus kekerasan nampak dipermukaan sangat kecil padahal ada banyak kasus yang tidak diangkat ke permukaan.

“Bentuk-bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak terbagi dalam lima bentuk yakni kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, penelantaran dan eksploitasi,” katanya.

“PTT RS Bhayangkara Kupang adalah unit khusus yang berada di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang yang menangani korban kekerasan terhadap anak dan perempuan secara medis, medikolegal dan psikis,”katanya.(riflan hayon).

Komentar Anda?

Related posts