Kapolres Telusuri Dugaan Keterlibatan Polisi Dalam Kasus Curanmor

  • Whatsapp
bersama barang bukti
banner 468x60
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Kapolres Kupang, AKBP Drs. Dominicus Savio Yempormase akan menelusuri dan menyelidiki dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Kupang dalam kaitan dengan kasus pencurian kendaraan bermotor yang marak selama ini. Orang nomor satu di jajaran Polres Kupang ini menegaskan kalau pihaknya tidak akan membela oknum anggota jika terlibat dalam jaringan ini.

“Saya akan telusuri terus dugaan adanya keterlibatan anggota Polres Kupang dalam kasus ini (curanmor),” ujarnya usai serah terima jabatan Kabag Ops dan kasat Reskrim Polres Kupang, 2 Desember 2013.

Mantan Kapolres Alor ini menegaskan kalau pihaknya tidak akan membela anggota yang melakukan pelanggaran hukum. “Tidak bela anggota yang melanggar hukum dan kita berusaha mengungkap fakta-fakta yang sudah terungkap,” tegasnya.

Informasi yang diperoleh wartawan menyebutkan kalau dari empat pelaku dan jaringan pencuri sepeda motor yang sudah dibekuk polisi, mereka menyebut adanya keterlibatan oknum anggota Polres Kupang dalam kasus ini. Para pelaku menyebut kalau salah satu anggota Polres Kupang adalah oknum yang memperlancar pengiriman sepeda motor curian sehingga lolos hingga ke Timor Leste.

Para pelaku mengaku kalau jaringan mereka dibekingi anggota Polres Kupang sehingga jarang diamankan polisi. Aksi ini diduga dilakukan oknum anggota polisi ini sejak lama dan sudah meraup banyak keuntungan.
Kapolres menyebut kalau mereka yang sudah ditangkap polisi merupakan Jaringan yang terorganisir untuk memasukkan kendaraan untuk dijual di wilayah perbatasan.

Kapolres mencontohkan, tersangka Sulastino Hendrayani Depakidi alias Hendra adalah pemain lama yang sudah beraksi sejak tahun 2010. Dalam pengakuan kepada polisi, Hendra mengaku baru puluhan kali mencuri dan menjual sepeda motor hasil curian, padahal Hendra sudah ratusan kali melakukan aksinya. Polisi sedikit mengalami kesulitan karena barang bukti hasil curian kebanyakan ‘dibuang’ ke luar wilayah NTT dengan daerah sasaran wilayah perbatasan.(van)

 

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60