Grasstrack Fatululi Jadi Event Rutin, Lurah Apresiasi

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, seputar-ntt.com – Lomba balap sepeda atau Grasstrack antar pelajar sekota Kupang yang diprakarsai komunitas Gabungan Anak Sabu Asli  (Gazha) in action Fatululi akan dijadikan event tahunan. Event adu nyali anak muda ini merebutkan piala bergilir Fatululi Cup 1 tahun 2017.

Lurah Fatululi, Ricardo Therik dalam sambutannya mengapresiasi semangat anak muda di kelurahan Fatululi yang berinisiatif menyelenggarakan lomba balap Sepeda atau Grasstrack. Lomba itu, katanya akan didorong untuk rutin dilakukan. Sebagai upaya mengasa kemapuan atlet balap anak muda dan juga memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 72.

“Saya apresiasi pada panitia, karena terselenggaranya kegiatan ini secara baik. Hari sumpah pemuda, bulan Oktober akan diadakan lagi, dan bulan Agustus 2018,”kata Ricardo Therik, Minggu (28/8/2017).

Pemerintah katanya sangat mensupport kegiatan tersebut. Diharapkan ke depannya menjadi event besar dengan mengundang ketua paguyuban sepeda di kota Kupang. Lanjutnya, setiap pembalap diwajibkan mempunyai pengamanan atau safety riding secara pribadi. Sementara yang tidak memiliki tidak diikutsertakan dalam kegiatan.

“Daripada mereka main di jalan Raya, kita (pemerintah) buat event. Kita hanya motivator saja, kita mendukung langkah anak muda,”katanya.

Welem Kale, pembina komunitas yang juga anggota DPRD propinsi Nusa Tenggara Timur, mengucapkan selamat dan sukses kepada peserta yang meraih juara. Katanya, kalah menang dalam sebuah perlombaan hal biasa. Sehingga diperlukan latihan dan persiapan yang matang dalam menghadapi.

“Kegiatan ini bisa diulangi lagi karena sukses. Bagi yang belum juara, harus banyak berusaha, banyak latihan di rumah. Yang pingsan, karena kurang persiapan, harus banyak latihan di rumah. Saya harapkan berikut tidak ada lagi yang pingsan,”ujar mantan kepala Cabang Bank NTT Sabu Raijua ini.

Sementara, ketua panitia, Arkalan Taebenu mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan. Dikatakanya, kegiatan tersebut diikuti 173 pembalap, dari 51 kelurahan, 6 Kecamatan dengan kategori 7 kelas pembalap. Peewe, Prapemula, Pemula A, B dan kelas senior. (pelipus libu heo)

Komentar Anda?

Related posts