Bupati Kupang Lelang Jabatan

  • Whatsapp
Share Button

Oelamasi, seputar-ntt.com – Alokasi anggaran untuk belanja yang mencapai Rp1 triliun yang dikelola Pemkab Kupang membuat Bupati Kupang, Drs. Ayub Titu Eki,MS,Ph.D tidak sembarang menempatkan pejabat yang akan menduduki kursi eselon II, III dan IV.Hanya pejabat yang mampu membuat perubahan kearah yang lebih baik di tengah masyarakat saja yang bisa menduduki kursi tersebut.

Dalam jumpa pers di rumah jabatan Bupati Kupang, Senin (17/2/2014), Bupati Titu Eki didampingi plt. Kabag Humas, Stef Baha mengatakan, pengelolaan anggaran yang sangat besar ini perlu didukung oleh aparatur yang handal dan berkualitas agar memberi hasil nyata kepada masyarakat. Untuk itu mulai tahun 2014 ini, penempatan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Kupang akan dilakukan menggunakan metode lelang.

“Kita perlu membuat perubahan yang besar dan salah satunya melalui peningkatan kualitas aparatur yang professional.Ini dilakukan demi tercapainya kinerja aparatur yang berkualitas khususnya para pejabat sehingga dalam pelaksanaan tugasnya dapat berkerja secara baik demi kemajuan daerah kita,” kata Bupati Titu Eki.

Dijelaskan, dulu aspek senioritas diutamakan tapi saat ini hal tersebut tidak terlalu penting karena hanya orang yang dinilai cakap dan mampu saja yang akan menduduki kursi jabatan eselon I, II dan III. Kemudian profesionalitas atau kecakapan-keahlian aparatur dalam melaksanakan tugas-tugas serta gabungan profesional dan konvensional akan jadi pertimbangan tim indepent yang dipercayakan Pemkab Kupang untuk melakukan penilaian.

Karena itu, semua pelamar dalam lelang jabatan ini harus menuliskan visi-misinya terkait dengan jabatan yang dilamarnya. Kemudian membuat target-target yang mau dicapai sehingga melalui tulisan tersebut akan menjadi dokumen terhadap kinerja pejabat yang bersangkutan guna dievaluasi setelah setahun bekerja.

“Diharapkan dengan hadirnya pejabat-pejabat yang berkualitas membawa dampak positif bagi kemajuan daerah kita ini sebab kita akan pakai tim dari Universitas yang ada di Kupang untuk melakukan penilaian,” ungkap Titu Eki.

Ditambahkan, meskipun Kabupaten Kupang merupakan Kabupaten ke-2 setelah Sumba Timur dalam hal wilayah terluas di NTT dan nomor 3 untuk jumlah penduduk terbanyak di NTT setelah TTS dan Kota Kupang, namun Kabupaten Kupang diberi alokasi anggaran yang besar. Tentunya anggaran yang mencapai Rp1 triliun ini dengan sebuah harapan agar memberikan dampak nyata bagi kemajuan pembangunan di Kabupaten Kupang.

“Sekarang yang menjadi pertanyaannya ialah, apakah uang yang besar ini memberikan perubahan yang berarti bagi kemajuan masyarakat Kabupaten Kupang? atau hanya habis begitu saja tanpa memberi hasil,” tanya Bupati Titu Eki kepada peserta apel kesadaran yang terdiri dari pejabat eselon II,III, IV dan Staf. (sho)

Komentar Anda?

Related posts