Bawaslu NTT Tegaskan Keputusan Panwascam Berkonsekuensi Hukum

  • Whatsapp
Share Button

Kupang, Seputar-ntt.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan keputusan Panitia Pengawas kecamatan (Panwascam) memiliki dampak hukum yang sama dengan Panwaslu tingkat kota dan propinsi. Panwascam dapat menyelesaikan perkara di tingkat kecamatan tanpa harus merekomendasi ke tingkat propinsi.

Penegasan itu disampaikan anggota Bawaslu NTT, Bahrudin Hamsa pada acara pelantikan panwascam se-kota Kupang dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2018, pemilihan legislatif serta pemilihan presiden dan wakil presiden 2019, Selasa (14/11/2017) di hotel Elmylia Kupang.

“Setiap keputusan panwas berkonsekuensi hukum. Tidak sekedar seperti macam ompong, hampir seluruh sanksi administrasi itu adalah pembatalan calon. Keputusan itu tetap dalam bingkai aturan yang berlaku. Jaga kehormatan kehormatan lembaga, tidak boleh mengobrak rekomendasi,”katanya.

Kota Kupang kata dia, adalah barometer politik NTT dan Indonesia. Tugas yang diemban oleh panwascam sangat berat. Dimana ada 10 kabupaten yang mengikuti pemilu sekaligus. Dia meminta anggota Panwascam yang dilantik untuk mempelajari peraturan dan perundangan pemilu.

“Mulai malam ini, tidak ada lagi waktu bersantai ria. Teruslah belajar. Panwascam juga harus menjaga soliditas, karena harus memilih ketua. Harus kompak dan bersatu. Pulang dan belajar regulasi yang ada,”ujarnya.

Menurutnya, anggota Panwascam hharus menjaga integritas dan mentalitas. Keputusan Panwascam tidak boleh tunduk oleh tekanan masa peserta pemilu. Lanjutnya, Panwascam harus bekerja secara profesional.

“Integritas tidak ada di toko buku, karakter yang lahir dari dalam diri masing-masing. Mau diuji di lembaga manapun tetap. Setiap apa yang dilakukan harus sesuai aturan. Jaga mentalitas, kerja dilembaga ini, jantung harus kuat, mental harus kuat. Jangan sampai integritas tergoda oleh tekanan masa,”pungkasnya.

Ketua panwaslu kota Kupang, Julianus J.P Nomleni, menambahkan Panwascam bertanggungjawab atas semua tahapa pemilu. Mengawasi seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang ada dan peraturan lainnya. Kata dia, pengawasan panwascam penting untuk menegakkan pemilu yang adil di wilayah masing – masing.

“Kerja profesional tidak diskriminasi, tidak terkait kepentingan kelompok dan kepentingan politik lainnya. Kita bersama bertekad mengawasi pemilu sesuai undang – undang,”katanya.

Wakil wali kota Kupang, Hermanus Man, dalam sambutannya mengucapkan selamat dan proficiat kepada 18 Panwascam yang telah dilantik. Kata dia, dengan adanya Panwascam dapat meningkatkan politik lokal diwujudkan nyatakan dengan adanya pilkada.

“Komitmen bersama agar slogan Luberjudil, langsung umum bebas rahasia, jujur dan adil itu terwujud. Bapak ibu sudah disumpah. Sudah diikat dengan panggilan dan tugas,”kataya. (Pelipus Libu Heo)

Komentar Anda?

Related posts