Bawaslu Alor-Stakeholder Tanda Tangan MoU Kerjasama Pengawasan Pemilu Partisipatif

  • Whatsapp

Kalabahi, seputar-ntt.com – Bersama stakeholder, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Alor menggelar kegiatan penandatanganan MoU pengawasan pemilu partisipasi berlangsung di Aula Hotel Simfony, Selasa, 8/11/2022 siang.

Stakeholder yang hadir di acara ini, Ketua Bawaslu Alor, Dominika Deran, S.Pd , Anggota Bawaslu Alor, Ori Langmau, Ketua FKUB Kabupaten Alor, Pdt. Emr Yakobus Pulamau, S.Th, Rektor Untrib, Alvons Gorang, Ketua STIKIP Muhamadyah Kalabahi, Marzuki Galeko, Tokoh Perempuan, OKP, dan Unsur Pers. OKP yang hadir antara lain, Pemuda Katolik, GAMKI, KAHMI, Pemuda Muhamadyah, KNPI, PMKRI, GMKI, HMI, GMNI.

Mengawali kegiatan ini, Ketua Bawaslu Alor, Dominika Deran dalam sambutannya mengatakan, dengan dimulainya tahapan pemilu 2024 Bawaslu siap melaksanakan tugas pengawasannya secara baik walaupun tugas tersebut tidaklah mudah.

“Untuk itu kami sangat membutuhkan dukungan dan kerjasama berbagai komponen melalui pengawasan partisipatif,” kata Deran.

Dikatakannya, dengan keterlibatan para stakeholder ini diharapkan mampu membantu pihaknya sehingga bisa menghasilkan pemilu yang berkualitas nantinya.

Ditempat yang sama, anggota Bawaslu Alor, Orias Langmau menambahkan, seiring dengan dirubahnya nomenklatur divisi di Bawaslu yakni divisi Hukum, Partisipasi Masyarakat, dan Humas, maka kegiatan hari ini merupakan bagian dari tugas divisi tersebut.

“Kerjasama ini bertujuan untuk menciptakan pemilu tahun 2024 menjadi lebih baik, pemilu yang bermartabat, dan berkualitas,” ungkapnya.

Terkait dengan refleksi tugas pengawasan sebelumnya, kata Langmau, Bawaslu Alor telah menuangkan sebuah tulisan tentang Pusaran Pemilu Lokal Dalam Ujaran Kebencian.

“Tulisan tersebut diharapkan agar untuk pemilu nanti masalah ujaran kebencian tidak menjadi komoditas politik,” imbuhnya singkat.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Alor, Pdt. Emr. Yakobus Pulamau, S.Th mewakili seluruh stakeholder yang hadir menyampaikan, kehadiran semua komponen dalam kegiatan ini pasti memiliki tujuan bersama yakni mensukseskan pemilu tahun 2024 dengan damai dan bermartabat.

“Pemilu adalah sebuah pesta yang penuh sukacita, namun tidak dipungkiri ada gejolak yang kita hadapi. Oleh karena itu, maka sebagai pelayan pesta kita sajikan menu yang baik, kita meriahkan pesta dengan kebersamaan,” harapnya.

Mantan Ketua Klasis Abal ini menambahkan, jika semua elemen saling mendukung sehingga hajatan ini bisa berjalan dengan baik dengan pikiran yang cerdas jika ada hambatan.

“Kita semua tentu punya pilihan politik masing-masing namun jangan karena pilihan dan euforia yang berlebihan kemudian merusak tatanan yang ada,” pungkas Pdt. Emr. Yakobus Pulamau, S.Th. (*Pepenk)

Komentar Anda?

Related posts