Home / Kesehatan / Wellem Kale : Manejemen RSUD W.Z Johanes Stop Urus Proyek

Wellem Kale : Manejemen RSUD W.Z Johanes Stop Urus Proyek

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Nasdem, Wellem Kale meminta pihak manajemen RUSD W.Z Johanes Kupang untuk berhenti mengurusi proyek dan kembali kepada tugas pokok sebagai pelayan kesehatan bagi masyarakat.

“Kita minta mereka jangan hanya sibuk urus proyek lalu pelayanan kesehatan kepada masyarakat diabaikan. Kalau hal ini tidak disadari maka jangan harap masyarakat akan terlayani secara maksimal,” ujar Wellem Kale di gedung DPRD Provinsi NTT, usai bertemu dengan pihak RSUD, Senin (6/10/2014).

Masyarakat NTT kata Wellem Kale wajib mendapatkan layanan kesehatan sesuai standar kesehatan yang ada. RSUD W.Z Johanes yang menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat NTT harus menjadi tempat yang nyaman dalam memberi pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  BPOM Pastikan Bakso 99 dan Istana Bebas Formalin

“Bayangkan disana pihak manajemen hanya urusan dengan proyek saja. Bahkan sampai loundry atau persoalan lampu-lampu juga harus diurus pihak manajemen. Biarkan itu pihak ketiga yang kerja. Jangan semua mereka mau urus sehingga tidak kelihatan rakusnya,” tandas Wellem.

Dia juga meminta agar pihak RSUD melakukan sosialisasi mengenai standar kesehatan kepada masyarakat sehingga mereka bisa memahami secara baik apa yang menjadi hak-hak seorang pasien.

“Jangan hanya duduk saja di kantor tapi tolong turun sosialisasi kepada masyarakat tentang standar kesehatan sehingga mereka mengerti,” pungkasnya.

Anggota DPRD dari PKPI, Jefry Un Banunaek pada kesempatan terpisah mengatakan bahwa pelayanan yang buruk di RSUD W>Z Johanes Kupang sudah menjadi rahasia umum. Hal ini terjadi lantaran para pelayan kesehatan maupun pihak manajemen tidak menempatkan diri secara baik sebagai pelayan kesehatan.

Baca Juga :  Pustu Di Amfoang Utara Dibiarkan Tanpa Tenaga Medis

“Menjadi pelayan kesehatan itu adalah hal mulia sehingga harus dilakoni dengan penuh tanggungjawab. Jika orientasinya sudah berbeda maka jangan harap pelayanan itu akan maksimal,” katanya.

Sebagai wakil rakyat yang mendapat legitimasi untuk duduk dilembaga dewan kata Jefry, maka pihaknya harus terus bersuara jika ada hal-hal yang menyangkut pelayanan kepada masyarakat yang terabaikan.

“Intinya kita akan mengkritisi jika ada hal-hal yang menyangkut masyarakat yang mana selama ini terabaikan. Kita ini produk rakyat sehingga ketika ada hal-yang yang tidak beres kita akan kritisi,” tandasnya. (joey)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]