Home / Seputar NTT / Warga Merdeka Tewas di Mangsa Buaya

Warga Merdeka Tewas di Mangsa Buaya

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]

Kupang, seputar-ntt.com – Agida Pinto (20) warga Rt 18, Rw 07, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang timur, Kabupaten Kupang,  tewas dimangsa buaya pada Sabtu 16 November 2013. Korban yang sempat menghilang sejak Sabtu akhirnya ditemukan warga pada Minggu 17 November 2013 sekira pukul 6.00 wita di muara Kayu Merah, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Kupang Timur.

Saat ditemukan jasad korban sudah tidak utuh, yang ada hanya kepala dan sebagian usus korban. Paman korban Gaspar Fernandes kepada wartawan dirumah duka menjelaskan, korban bersama ibu nya Dao Minak  dan tiga orang tetangga pergi melaut pada Sabtu 16 November 2013 sekira pukul 5.00 wita’ Mereka berlima pergi mencari ikan di muara kayu merah dan sempat istirahat makan siang. Usai makan mereka kembali ke muara untuk mencari ikan, saat itulah korban dimangsa buaya.

Baca Juga :  Kemudi KMP Ranaka Patah Dilaut Sabu, ASDP Kirim Ile Mandiri

“Agida, ibunya Dao Minak, Elda Baros, Elda De Carvalho dan ibu Dorkas, pergi cari ikan dilaut kayu merah sekitar jam 5 pagi, sebelum kejadian, mereka masih sempat itirahat makan siang, habis makan lalu mereka masuk lagi untuk tangkap ikan. Saat sedang asyik tangkap ikan ada seekor buaya langsung gigit dan langsung bawa lari korban. korban sempat minta tolong tapi buaya tenggelamkan korban jadi tidak kelihatan,”jelas Gaspar.

Dao Minak, ibu dari korban, kepada wartawan mengatakan dirinya menyaksikan sendiri saat buaya tersebut memangsa anaknya. “Agida sempat panggil saya Mama Tolong, begitu saya lihat ke belakang buaya sementara tarik agida kedalam air, saya langsung teriak pukul buaya punya hidung, supaya buaya bisa lepas, tapi rupanya agida tak berdaya lagi, dan perlahan agida hilang kedalam air dengan itu buaya. Lalu saya dan teman tiga orang keluar pulang kerumah kasi tahu semua keluarga,”jelas Ibu Dao.

Baca Juga :  Baru Lima Kabupaten Yang Miliki Perpustakaan Desa Contoh

Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Kupang segera melihat persoalan ini, karna semua masyarakan di Kelurahan  Merdeka, mata pencariannya dilaut. Jika buaya-buaya ini dibiarkan terus-menerus maka pasti setiap bulan atau tahun ada yang menjadi korban. “Saya minta perhatian pemerintah, supaya jangan adalagi jatuh korban, semua tahu kita disini hidupnya dilaut, jika begini trus warga mau turun kelaut takut, bayangkan dalam setahun ada 3 orang korban tewas dimangsa buaya di kelurahan merdeka,”katanya.(Adi)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button
[simple-social-share]